Logo Header Antaranews Makassar

DPRD Minta Pemprov Pasang Alat Deteksi Tsunami

Minggu, 2 Januari 2011 18:09 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Barat, meminta pemerintah provinsi setempat memasang alat deteksi gempa dan tsunami dengan mamasukan anggaran dalam APBD 2011.

"Alat deteksi gempa dan tsunami perlu untuk meminimalisir dampak bencana alam yang timbul sebelum bencana itu datang, "kata Ketua Komisi IV DPRD Sulbar, Hamsa Sunuba di Mamuju, Minggu.

Menurutnya, baru-baru ini masyarakat di Kabupaten Majene panik dengan beredernya isu akan terjadi bencana alam yang disertai tsunami oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Dampak adanya isu yang tidak jelas itu, kata dia, mengakibatkan sebagaian warga Majene mengungsi selama tiga hari karena takut isu stunami ini benar-benar terjadi.

Karena itu, kata dia, dewan telah merekomendasikan kepada Badan Bencana Alam Sulbar agar memasukkan program pengadaan alat deteksi stunami pada tahun anggaran 2011.

"Kami tentu merespon jika ini dimasukkan dalam program kegiatan pada Badan Bencana Alam untuk dianggarkan melalui APBD," kata dia.

Ia menuturkan, terjadinya pengungsiang akibat isu tsunami di Majene mengakibatkan perekonomian masyarakat sempat lumpuh karena sebahagian besar masyarakat memilih mengungsi ke tempat ketinggian dengan membangun tenda darurat.

Dia menuturkan, berdasarkaan hasil kajian oleh peneliti bencana alam menyimpulkan bahwa wilayah Majene berpotensi terjadi Stunami.

Karenanya, diharapkan anggaran alat deteksi stunami ini segera di masukkan dalam program untuk segera dilakukan pengadaan alat terseb,. untuk menghindari beredarnya isu yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Dia menambahkan, intansi terkait minimal memasukkan pada APBD-Perubahan tahun 2011 karena APBD tahun 2011 telah disahkan. (T.KR-ACO/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026