Logo Header Antaranews Makassar

Macet Makassar Teratasi 2014

Senin, 30 Mei 2011 20:45 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Hasil rapat kabinet Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono yang dihadiri enam gubernur di Indonesia 26 Mei memberi perhatian khusus pada penanganan kemacetan lalu lintas di enam kota termacet termasuk Makassar yang direncanakan teratasi pada 2014.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dihubkominfo) Sulsel, Masykur A Sulthan yang ikut dalam rapat tersebut di Makassar, Senin mengatakan penanganan kemacetan dilakukan dengan pelebaran jalan, serta pembangunan jalan jalur Kereta Api Makassar, Maros, Sungguminasa, Takalar (Mamminasata).

"Seluruhnya diharapkan di 2014, termasuk pembangunan by pass Mamminasata, pelebaran Jalan Urip Sumoharjo dan Pettarani," ucapnya.

Enam gubernur yang hadir dalam rapat kabinet tersebut yaitu Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera Utara, dan Bali.

Masykur mengatakan, mengingat anggaran untuk infrastruktur transfortasi besar, maka dalam rapat kabinet diputuskan untuk melibatkan swasta.

Ia juga menyebut di tengah Jalan Pettarani kemungkinan dibuatkan jalan tol, mengnigat lebih mudah direalisasikan dibanding dengan pelebaran yang butuh biaya besar untuk pembebasan lahan.

Sementara Kepala Dinas Bina Marga Sulsel, Abdul Latif menyebut, pelebaran Jalan Abdullah Daeng Sirua dan Hertasning rampung 2014.

Demikian juga dengan pembangunan jalan lingkar tengah dan lingkar luar Mamminasata disebut akan dibangun secara bertahap sebagian diharapkan rampung di 2015.

Soal tersendatnya penimbunan jalan lingkar tengah yang sudah selesai sekitar 500 meter di depan STIMK Dipanegara, Abdul Latif mengatakan hal itu terjadi karena pembebasan lahan masih bermasalah.

Demikian juga dengan pelebaran jalan Sultan Alauddin Makassar menuju kabupaten Takalar masuk dalam agenda sampai 2015.

"Semuanya sudah dibahas di DPR dan telah masuk perencanaan Bappenas, tinggal menunggu peraturan presidennya," ucap Abdul Latif menjelaskan tentang pengembangan konsep Mamminasata.(T.KR-AAT/S006)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026