
Dua Desa Polman Dapat Anggaran Rp2 Miliar

Polman, Sulbar (ANTARA News) - Dua desa di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menjadi salah satu daerah percontohan dan mendapatkan anggaran masing-masing sebesar Rp1 miliar untuk menjalankan program penataan lingkungan berbasis komunitas.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Polman, Nadjib A Madjid di Polman, Selasa, mengatakan dua desa yang menjadi percontohan adalah Desa Tumpiling dan Tonrolima, Kecamatan Wonomulyo, dengan sumber dana yang berasal dari APBD.
"Namun, Pemkab Polman juga memberikan dana pendamping masing-masing lima persen dari total anggaran yang diterima bagi ke dua desa yang menerima program tersebut melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP) 2011," jelasnya.
Menurutnya, program ini akan dijalankan sesuai rencana dan ada penilain tersendiri dari pemerintah pusat untuk melakukan perbandingan dengan beberapa desa selain Polman yang juga mendapatkan anggaran dan program serupa.
Selain itu, dengan berjalannya program ini diharap mampu menjadi tolak ukur bagi desa lain untuk ikut membangun pedesaan yang menitikberatkan kesinambungan pembangunan sosial, perekonomian, dan berbasis lingkungan.
"Pembangunan yang diharapkan tidak terlepas dari kondisi sosial dan perencanaan daerah sehingga tetap mengikuti alur yang telah dijalankan pemerintah, namun hal tersebut perbedaan memiliki perbedaan sebab dari dukungan anggaran sangat menunjang," lanjutnya.
Nadjib mengaku ini merupaka komitmen dan keseriusan pemerintah untuk melakukan pergeseran budaya dan pola pembangunan desa yang selama ini masih dianggap belum memiliki kemajuan yang mendasar.
Sehingga dengan program tersebut akan memacu pembangunan berbasis komunitas bagi beberapa desa yang dianggap masih sangat jauh dari kemajuan akibat minimnya sarana dan prasana pendukung.
"Kami berharap program tersebut bukan hanya untuk kali ini saja, namun bisa berkelanjutan dan akan semakin banyak desa yang mendapatkan bantuan melalui program yang bisa membangun beberapa infrastrukrut dasar dalam masyarakat," harapnya.
Najib juga berharap agar desa yang mendapat program tersebut betul-betul dimaksimalkan sehingga pemerintah pusat tetap memberikan prioritas bagi Polman agar program ini berkelanjutan dan semakin banyak desa yang bisa mendapat bantuan.
"Oleh kerena itu, para pelaku PNPM-MP diharapkan bersinergi dengan pemkab untuk merencanakan dan memproyeksikan pembangunan desa berbasis komunitas ini," ujarnya.(T.PSO-284/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
