
Gubernur dan Sekda Sulsel Daftar KTP Elektronik
Jumat, 16 September 2011 03:10 WIB

Syahrul bersama istrinya Ayunsri Harahap serta Muallim dan istrinya Andi Murlina membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk menyelesaikan proses pengurusan e-KTP mulai dari penyerahan undangan, ambil nomor undian, pengambilan sidik jari dan retina mata.
Menurut Syahrul, pembuatan e-KTP dimulai di delapan kabupaten/kota, dan direncanakan seluruh penduduk Sulsel sudah menggunakan e-KTP pada akhir 2012.
"Hari ini, kita memulai suatu tuntutan baru, e-KTP, segalanya lebih mudah, lebih cepat, lebih terat. Ini pasti banyak tantangannya, jangan berhenti, harapan saya Makassar terbaik di Indonesia," katanya.
Syahrul yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel mengemukakan bahwa e-KTP adalah sistem pencatatan kependudukan terbaik, karena tidak ada lagi pengguna ganda serta aman dari pungutan.
Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin mengemukakan untuk Kota Makassar direncanakan e-KTP tuntas dalam 100 hari dengan penduduk yang terlayani 1.090.000 jiwa dengan hitungan 25.000 setiap hari di 14 kecamatan.
Ia menyebutkan target 100 hari sulit dicapai karena di setiap kecamatan hanya ada dua perangkat lunak untuk mendaftar, bahkan beberapa tempat seperti Kecamatan Tallo belum datang perangkat lunaknya dari Jakarta.
Menurut Ketua DPD Demokrat Sulsel ini minimal dibutuhkan empat perangkat lunak di setiap kecamatan untuk merealisasikan target 100 hari.
Setelah mendampingi gubernur, Ilham bersama istrinya Mustika Aliyah Mustka juga mendaftar di Kantor Kecamatan Makassar untuk membuat e-KTP. (T.pso-099/E005)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
