Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Makassar (UNM) meneken nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Gedung Phinisi UNM Makassar, Selasa, sebagai bentuk dukungan untuk kemajuan olahraga di daerah itu.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Abdul Hayat Gani di Makassar, Selasa, mengaku sangat tepat menggandeng UNM dalam melahirkan inovasi sekaligus support sistem dalam mengembangkan olahraga.
"Saya yakin dan percaya ketika inovasi ini muncul, kita sambut dengan melakukan berbagai hal, memastikan industri olahraga di Sulsel ini harus maju," ujarnya didampingi Kadis Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulsel Andi Arwin Azis.
"Salah satu ciri daerah yang ingin maju yakni banyak-banyak berkaitan dengan kampus, jangan jauhi kampus, karena kampus merupakan dapur yang kita jadikan rujukan bagian penting di dalam melakukan pekerjaan," lanjutnya.
Ia berharap bukan hanya sekedar MoU dan kegiatan seremonial semata, namun harus dilakukan full up dengan baik antara Pemprov Sulsel dan FIK UNM Makassar.
"Saya kira ini adalah bagian penting nanti Pak Arwin (Kadispora Sulsel) bukan hanya berakhir di ujian, tapi segera connecting dengan Bappeda, kemudian DPRD, yakinkan bahwa untuk Sulsel ini kedepan pastikan PON di Sulsel, kita harus serius," jelasnya.
Sementara itu, Rektor UNM Prof Dr Husain Syam mengakui MoU itu harus diikuti dengan full up dari hasil kerja sama antara Pemprov Sulsel dengan UNM berdasarkan desain besar Kementerian Pemuda dan Olahraga.
"Karena Sulsel masuk di 10 provinsi untuk pembangunan desain olahraga. Kalau di kampus dibangun gedung pusat pelatihan olahraga, maka itu menjadi sebuah kemajuan bagi olahraga di Sulsel," jelasnya.
"Kita melihat bagaimana UNJ dibangunkan oleh Pemprov DKI Jakarta GOR untuk memajukan olahraga. Mohon ini menjadi catatan penting bagi kegiatan MoU kerjasama ini," sambung Husain.

