
DPRD Minta Dewan Pendidikan Sulbar Berbenah
Sabtu, 25 Februari 2012 04:20 WIB

Hal ini dikemukakan Wakil Ketua DPRD Sulbar yang membidangi pendidikan, Arifin Nurdin, ketika menerima kunjungan anggota Dewan Pendidikan Sulbar di ruang kerjanya, gedung DPRD Sulbar, Mamuju, Jum'at.
"Atas nama DPRD dan secara khusus pimpinan DPRD, kami meminta agar dewan pendidikan bisa berkonsentrasi untuk membenahi sistem pendidikan di daerah kita agar kelak pendidikan di Sulbar setara dengan provinsi lainnya," katanya.
Ia mengatakan, tugas dewan pendidikan tidak hanya mengawasi ujian nasional dan itu sangat tidak relevan. Kalau tugasnya hanya sebatas itu, maka lebih baik dewan pendidikan ini dibubarkan saja.
Rombongan Dewan Pendidikan Sulbar yang berkunjung ke DPRD Sulbar dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pendidikan Sulbar Hasan Sulur.
Anggota Dewan Pendidikan Sulbar yang berjumlah 13 orang baru saja dilantik oleh Gubernur Sulbar sebulan lalu.
Arifin menambahkan, secara khusus, dewan pendidikan harus memikirkan bagaimana pembenahan kondisi pendidikan di Majene sehingga layak disebut sebagai kota pendidikan.
Karena kesepakatan pembentukan Provinsi Sulbar beberapa tahun lalu kata dia, telahmenetapkan Majene sebagai kota pendidikan di provinsi terbungsu ini.
"Sebenarnya pembenahan kondisi pendidikan di Majene bukan hanya tugas dewan pendidikan, tapi semua stakeholder, termasuk DPRD. Tapi, karena konsentrasi atau fokus dewan pendidikan adalah pada bidang pendidikan, makanya kami menitipkan harapan pembenahan pendidikan itu pada dewan pendidikan," katanya.
Selain itu, tambah Arifin, dewan pendidikan juga harus memikirkan bagaimana para generasi muda Sulbar ke depan agar mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan pengembangan potensi alam di daerah ini.
Karenanya, kata Arifin, para generasi muda harus disekolahkan sesuai dengan bidang-bidang yang sesuai dengan potensi lokal.
"Agar nanti, putra-putra daerah kita tidak menjadi penonton di daerahnya sendiri. Kita mau putra daerah kita yang menjadi ahli dalam bidang pertambangan dan perkebunan itu, bukan hanya menjadi pekerja kasar atau bahkan menjadi penonton karena tidak terlibat sama sekali dalam bidang-bidang itu," kata Arifin.
Menanggapi keinginan pimpinan DPRD ini, Ketua Dewan Pendidikan Sulbar Hasan Sulur, mengemukakan, pihaknya bersedia bekerja dan memenuhi keinginan DPRD tersebut yang merupakan representasi dari seluruh masyarakat Sulbar.
"Ini adalah masukan yang sangat berarti bagi kami. Makanya, selain kami berharap bantuan dari DPRD, kami juga bersedia bekerja sesuai dengan harapan DPRD. Makanya, kita harus senantiasa berdiskusi dan bertukar pikiran demi kemajuan pendidikan di daerah kita," ujar Hasan.
Setelah beraudiensi dengan DPRD, maka Dewan Pendidikan Sulbar juga melakukan audiensi dengan Pemprov Sulbar dalam hal ini dinas pendidikan.
"Kami juga akan berkunjung ke kementerian pendidikan dan kebudayaan di Jakarta. Kami sudah bersurat kesana agar kami bisa diterima untuk audiensi," kata Hasan Sulur yang juga mantan Ketua DPRD Polman ini.
(T.KR-ACO/E008)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
