Logo Header Antaranews Makassar

KPU-Bawaslu dorong organisasi kepemudaan berperan sukseskan Pemilu 2024

Jumat, 29 Juli 2022 19:04 WIB
Image Print
Suasana dialog kepemiluan dihadiri anggota KPU Makassar Endang Sari (tengah) Anggota Bawaslu Kota Makassar Abdul Hafid (dua kiri) dan pengurus Organisasi Pemuda Katolik Pusat di Aula Keuskupan Agung Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA/HO/Dokumentasi Bawaslu Makassar.

Makassar (ANTARA) - Penyelenggara pemilu yakni KPU dan Bawaslu mendorong organisasi kepemudaan dan agama agar ikut serta berperan dalam mengawasi dan menyukseskan pelaksanaan seluruh tahapan Pemilu 2024.

"Kami mengharapkan peran organisasi kepemudaan ikut menjadi pengawas dan mengedukasi agar pemilih tidak menjadi penyebar hoaks, tidak ikut menggadaikan SARA sebagai isu kampanye," kata Anggota KPU Makassar Endang Sari di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat.

Menurut dia, KPU berkepentingan untuk memberikan pemahaman agar pemilih pemula ataupun pemuda tetap pada relnya menentukan pilihan yang sesuai hati nurani, bukan memilih calon berdasarkan kepentingan politik uang.

Kemudian, memilih pemimpin berdasarkan gagasan mereka, tetapi sebagai pemilih yang cerdas atau otonom untuk menentukan pilihannya secara independen tanpa ada pengaruh dari unsur lain.

"Generasi muda yang baik, visioner tentu mencerna informasi dan tanggap dalam menghadapi isu politik. Karena, pemilih berdaulat adalah pemilih aktif menggunakan hak pilihnya, mampu menggerakkan sekelilingnya untuk beradaptasi aktif memilih," katanya.

Anggota Bawaslu Kota Makassar Abdul Hafid dalam diskusi itu mendorong pemuda berani mengatakan tidak pada politik uang, hoaks, kekerasan dan isu SARA. Sebab, dengan jumlah pemuda sangat banyak ini dapat mempengaruhi pola kepemimpinan di masa depan.

"Pengawasan pemilu bukan hanya tugas dari Bawaslu, namun tugas kita bersama, melalui pengawasan partisipatif mengingat problematika begitu kompleks. Kami pun melakukan inovasi membuka hotline yang dapat digunakan masyarakat melaporkan dugaan pelanggaran yang ditemukan," paparnya

Ketua Umum Pemuda Katolik Pusat Stefanus menyatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Ormas lainnya. Dan bagi anggota akan bergerak dan bersinergi satu sama lain untuk mengamankan pesta demokrasi melalui animasi pendampingan serta berada di garda terdepan.

"Hal ini sejalan dengan visi Pemuda Katolik yakni Gereja hadir bukan untuk diri sendiri tapi juga untuk Tanah Air. Kami siap melibatkan diri berpartisipasi untuk memberikan edukasi politik pada kader," tuturnya menegaskan.

Sebelumnya, Organisasi Kepemudaan Pemuda Katolik menggelar dialog kepemiluan mengangkat tema 'peran pemuda dalam menyongsong Pesta Demokrasi juga dirangkaikan Mapenta atau Masa Penerimaan Anggota Baru organisasi Pemuda Katolik di Aula Keuskupan Agung Makassar.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026