Logo Header Antaranews Makassar

DPRD Sulawesi Barat Sahkan APBD 2013

Senin, 31 Desember 2012 23:11 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - DPRD Provinsi Sulawesi Barat, akhirnya resmi mensahkan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) tahun anggaran 2013, yang digelar dalam forum sidang paripurna.

Pengesahan APBD tahun anggaran 2013 ini dipimpin Ketua DPRD Sulbar, H. Hamzah Hapati Hasan, didampingi wakil Ketua DPRD Sulbar, H. Natsir Nawawi dan Muhammad Jayadi beserta sejumlah anggota DPRD setempat di Mamuju, Senin.

Sidang paripurna pengesahan APBD tahun 2013 ini juga dihadiri Gubernur Sulbar, H. Anwar Adnan Saleh, Sekretaris Provinsi Sulbar, Drs H. Ismail Zainudddin dan sejumlah pimpinan SKPD setempat.

Pengesahan APBD 2013 senilai Rp1 triliun lebih ini dianggap tidak maksimal karena idealnya pengesahan dilakukan pada 21 Desember dengan ketentuan pembahasan KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara) dilaksanakan pada awal Juli.

"Itu berarti, kalau pembahasan dilakukan pada Oktober atau Desember, maka kualitas APBD tahun 2013 dianggap belum optimal," kata Anggota Komisi III DPRD Sulbar, Kalvin P Kalambo dalam sidang paripurna.

Dia juga menyampaikan tetap mendukung program aspirasi DPRD tetap diinput untuk menjadi program kerja di tahun 2013.

"Program aspirasi merupakan kegiatan yang mesti dilaksanakan karena ini merupakan keinginan aspirasi masyarakat. Bahkan bila memungkinkan, alokasi anggaran program aspirasi ditingkatkan lagi dari yang ada sekarang ini sebesar Rp3,5 miliar setiap anggota DPRD," ujar Kalvin.

Ketua DPRD Sulbar, H. Hamzah Hapati Hasan berpendapat bahwa proses pembahasan APBD tahun ini telah sesuai dengan mekanisme yang ada.

"Penetapan APBD yang dilaksanakan terbuka untuk umum dianggap telah memenuhi syarat untuk dijadikan perda karena kita telah melalui proses dan ketentuan yang ada," katanya.

Terbatasnya waktu kata dia, tidak menyurutkan semangat eksekutif dan legislatif untuk melaksanakan rapat-rapat komisi agar pengesahan APBD dilaksanakan tepat waktu atau tidak menyeberang ke tahun 2013.

"Satu bulan terakhir ini kita genjot pelaksanaan pembahasan walaupun hari libur kita tetap laksanakan. Ini tidak mengapa karena kita miliki itikad baik agar pembahasan APBD dilaksanakan tepat waktu," tutur Hamzah.
(T.KR-ACO/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026