
Dana Askes Belum Digunakan Dinkes Ambon

Ambon (ANTARA News) - Dana Asuransi Kesehatan (Askes) tahun 2012 sebesar Rp1.065.000.000 bagi pelayanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Ambon belum digunakan, kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon Theresya Torry.
"Kami masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari wali kota terkait penetapan pembagian Askes," katanya di Ambon, Senin.
Theresya mengatakan, sesuai dengan peraturan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), 44 persen dana Askes bagi jasa pelayanan di Puskesmas, sedangkan 56 persen sisanya untuk pengadaan obat termasuk dana administrasi dan lain-lainnya.
"56 persen bagi dana administrasi, itu berarti Puskesmas mendapat dua jatah dari dana Askes tersebut, 44 persen untuk jasa pelayanan, dan 56 persen itu juga ada biaya administrasi," katanya.
Menurut dia, dana Askes untuk Puskesmas belum dapat digunakan, disebabkan belum dikeluarkannya SK baru dari wali kota, karena berdasarkan aturan Askes lama, dari 44 persen dana tersebut hanya 27 persen yang diperuntukan bagi jasa pelayanan, sedangkan sisanya untuk pengadaan obat dan lain-lain.
Untuk itu, Dinkes Ambon masih menunggu SK yang baru dari Wali kota,agar pembagian Askes tersebut segera terealisasi.
"Kami telah mendapat informasi sejak awal Januari, bahwa Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy sudah menyetujui 44 persen dana jasa pelayanan yang merupakan hak puskesmas harus diberikan, begitu juga dengan 56 persen lainnya," ujarnya.
Theresya menambahkan, dana Askes tahun 2012, sebesar Rp1.065.000.000 saat diterima oleh Dinas Kesehatan Kota Ambon, langsung disetor ke Pemerintah Kota Ambon.
"Kalau dana yang masuk melalui Dinas atau Puskesmas berarti itu pendapatan yang harus disetor ke kas daerah. Setelah itu baru ditarik kembali sebagai jasa pelayanan," katanya. (Editor : S. Muryono)
Pewarta : Shariva Alaidrus
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
