Logo Header Antaranews Makassar

DKP Sulbar Siapkan Anggaran Pengadaan Kapal Rp5 Miliar

Minggu, 14 Juli 2013 21:01 WIB
Image Print
"Dana yang disiapkan untuk pengadaan kapal itu cukup besar. Namun, ini tidak satu unit melainkan tiga unit dengan tipe yang berbeda," kata Kepala DKP Sulbar Farman Parakkasi di Mamuju, Minggu.

Mamuju (ANTARA Sulbar) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat tahun ini kembali menyiapkan anggaran untuk pengadaan tiga unit kapal senilai Rp5 miliar lebih.

"Dana yang disiapkan untuk pengadaan kapal itu cukup besar. Namun, ini tidak satu unit melainkan tiga unit dengan tipe yang berbeda," kata Kepala DKP Sulbar Farman Parakkasi di Mamuju, Minggu.

Menurut dia pengadaan tiga unit kapal nelayan ini masih dalam tahap proses lelang pada Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemprov Sulbar.

Jadi, kata dia, jika ada rekanan yang hendak mendapatkan proyek kapal tersebut maka bisa memasukkan penawarannya sebelum masa akhir pemasukan dokumen berkas penawaran.

"Ada tiga unit kapal yang akan dikerjakan yakni satu unit kapal 15 GT yang diperuntukkan bagi kelompok Sipatuo, Dusun Ba`balembang Desa Pambusuang. Pagu anggaran pengadaan kapal nelayan ini hanya berkisar Rp630 juta," kata dia.

Kemudian, kata dia, rencana pengadaan kapal jenis 30 GT berbahan kayu juga telah dilelangkan dengan pagu anggaran senilai Rp1,48 miliar dan terakhir pengadaan kapal 30 GT berbahan Fiberglass dengan pagu anggaran sebesar Rp2,97 miliar.

Karena itu, kata dia, rekanan yang hendak mendapatkan proyek ini agar memasukkan dokumen penawaran hingga batas waktu yang ditentukan.

"Kami tidak pernah mengarahkan pemenang lelang proyek terhadap salah satu rekanan. Yang pastinya, kita akan melihat kelengkapan dokumen penawaran dan beberapa aspek penilaian untuk menetapkan pemenangnya," jelas Farman.

Farman menyampaikan, pengadaan kapal nelayan di Sulbar juga dianggap penting dalam rangka mendorong peningkatan hasil tangkap untuk kesejahteraan nelayan yang ada di daerah.

"Selama ini kebanyakan nelayan masih menggunakan kapal tradisional. Kita berharap, bantuan kapal yang kita berikan mampu mendongkrak hasil tangkap nelayan di Sulbar," terangnya.

Dia menyampaikan, daerah Sulbar memiliki prospek cerah untuk pengembangan ekonomi berbasis nelayan. Maka dari itu, para nelayan harusnya diberikan sarana pendukung sehingga hasil tangkap mereka turut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan. Ridwan Ch




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026