
BI Sulsel gelar Investment Challenge 2024 untuk buka peluang investasi

Makassar, Sulsel (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan menggelar South Sulawesi Investment Challenge 2024 untuk memacu pemerintah daerah serius mengangkat potensi daerahnya agar dilirik investor.
"Pertumbuhan ekonomi Sulsel dipicu konsumsi rumah tangga dan investasi," kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulsel Wahyu Purnama A di Makassar, Sulsel, Rabu.
Dia mengakui puncak pertumbuhan ekonomi Sulsel pernah menembus angka delapan persen periode 2011-2012.
Namun, sejak 2012 hingga saat ini, pertumbuhan ekonomi Sulsel terus menurun, yang salah satu penyebabnya, karena perlambatan investasi.
Mencermati hal tersebut, lanjut dia, pemerintah daerah dapat mempresentasikan potensi daerahnya masing-masing dan melalui ajang tersebut, dari 15 proposal yang telah dikurasi akhirnya ditetapkan enam proposal yang selanjutnya akan dipilih tiga proposal terbaik.
Keenam proposal terpilih itu dari Palopo, Parepare, Bone, Luwu, Luwu Timur, dan Selayar.
Setelah melewati proses penjurian akhirnya terpilih tiga proposal investasi terbaik yakni posisi pertama diraih Luwu Timur, menyusul Kabupaten Bone, dan Kota Parepare.
Wahyu mengatakan, tiga proposal terbaik akan mengikuti pertemuan selanjutnya pada September 2024 yakni Forum Investasi yang akan mempertemukan penjual dan pembeli (investor) yang difasilitasi BI Sulsel.
Melihat potensi investasi di Sulsel, lanjut dia, pihaknya optimistis karena sumber daya alam (SDA) cukup melimpah, sehingga ke depan dibutuhkan strategi dalam memasarkan potensi tersebut.
"Sulsel memiliki banyak potensi investasi, ada sektor pertanian, perikanan dan kelautan, sektor pariwisata dan energi terbarukan," ujarnya.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
