Logo Header Antaranews Makassar

Omzet Jajanan Mappanyukki Rp100 Juta Perhari

Jumat, 4 Juli 2014 14:33 WIB
Image Print
"Alhamdulillah, rata-rata pendapatan pedagang jajanan di sini dapat menutupi modal dan mendapatkan keuntungan yang sama dengan modalnya," kata salah seorang pedagang Maryam di Mappanyukki, Makassar, Jumat.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Omzet dari lebih 50 lapak yang menjual jajanan buka puasa di kawasan Jalan Mappanyukki, Makassar rata-rata mencapai Rp100 juta per hari.

"Alhamdulillah, rata-rata pendapatan pedagang jajanan di sini dapat menutupi modal dan mendapatkan keuntungan yang sama dengan modalnya," kata salah seorang pedagang Maryam di Mappanyukki, Makassar, Jumat.

Dia mengatakan, untuk menjual aneka janjanan buka puasa selain membuat sendiri, juga menerima dari pembuat kue atau makanan yang sengaja dititipkan dengan sistem bagi hasil.

Begitu pula dengan sistem penyewaan lapak sepanjang bulan suci Ramadhan, lanjut dia, bervariasi sesuai dengan luas lapak.

Hal itu juga diakui pedagang yang selalu menjajakan penganan buka puasa setiap bulan suci Ramadhan, Nursiah.

"Semua pedagang yang berjualan di sini merupakan binaan Majelis Taklim Mappanyukki," katanya.

Menurut dia, makanan maupun minuman sajian berbuka puasa disyaratkan bebas dari zat dan bahan berbahaya jika dikonsumsi, agar dapat menjaga kepercayaan pembeli.

Hal senada dikemukakan pedagang lainnya Amirullah yang khusus menjual menu tradisional seperti paria kambu, pepes ikan teri dan juku kambu.

"Di sini kami hanya membuat makanan dan minuman khusus untuk satu hari saja, sehingga besok disiapkan yang baru lagi, jadi sajian selalu segar," katanya. IK Sutika



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026