
Makassar Protes Regulasi dan Venue Porda

"Regulasi Porda merugikan kami. Kita sudah mendapatkan kemenangan dua kali namun dinyatakan gagal lolos ke semifinal," jelasnya.
Bantaeng, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Tim voli indoor Makassar mempertanyakan regulasi dan kelayakan venue voli pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, 9-16 September 2014.
Manajer Tim Voli Makassar Herman di Bantaeng, Senin, mengatakan, keberatannya telah diajukan ke techinical delegate dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan. Pihaknya mengaku dirugikan dengan venue dan aturan yang tak jelas tersebut.
"Regulasi Porda merugikan kami. Kita sudah mendapatkan kemenangan dua kali namun dinyatakan gagal lolos ke semifinal," jelasnya.
Panitia Porda menetapkan tim voli Makassar putra telah kandas di babak penyisihan. Makassar dinyatakan kalah poin dari Pinrang dan Sidrap. Herman mengaku tidak bisa menerima keputusan itu karena jumlah kemenangan anak binaannya lebih banyak ketimbang Sidrap.
Berdasarkan data panitia, Makassar mengumpulkan dua kemenangan. Sementara Sidrap cuma meraup satu kemenangan. Herman menuturkan semestinya pihaknya yang dinyatakan melaju ke babak semifinal.
"Mereka sebut ada aturan baru dari pengurus pusat. Masalahnya, hal itu belum pernah disosialisasikan," ujarnya.
Selain regulasi, Herman juga memprotes venue voli yang disiapkan penyelenggara. Seperti namanya, voli in-door mestinya digelar dalam ruangan. Tapi panitia malah menghelat kegiatan di luar ruangan di pinggir pantai yang masuk Kawasan Sport Centre. Lokasi itu tak jauh dari lapangan voli pasir.
Kondisi Venue itu membuat atlet tidak bisa konsentrasi karena angin berhembus kencang dan banyak debu berterbangan. Belum lagi cuaca yang terik menguras tenaga para atlet. spesifikasi peralatan seperti net voli juga tak sesuai.
Ketua Tim Technical Delegate Sulawesi Selatan, Nukhrawi Nawir mengatakan, regulasi baru PBVSI tidak menghitung jumlah kemenangan, melainkan poin. Meski menang dua kali, tim voli Makassar hanya mengumpulkan empat poin. Itu karena mereka cuma menang tipis dua kali. "Sidrap dapat lima poin," katanya.
Berdasarkan data, Makassar menundukkan Sidrap dan Palopo dengan skor 3-2. Kemenangan tipis itu cuma dihargai masing-masing 2 poin. Sedang, Sidrap mengalahkan Palopo 3-1 (3 poin). Lalu, kalah dari Pinrang dan Makassar dengan skor 3-2. Kekalahan tipis itu memberinya masing-masing satu poin.
terkait kondisi venue, Nukhrawi mengaku terjadi keterbatasan sarana dan prasarana tuan rumah. Kendati demikian, semua tim telah sepakat, kompetisi babak penyisihan digelar di luar ruangan. Namun, mulai babak semifinal sampai final akan dipusatkan di GOR Malilingi. FC Kuen
Pewarta : Abd Kadir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
