Mamuju (ANTARA) - Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diminta bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulbar meningkatkan produksi ternak kambing.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak BPHMT Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (DTPHP) Provinsi Sulbar, Nurdin, di Mamuju, Sabtu, mengatakan, BUMDES peternak dan Pemprov Sulbar sangat penting bekerjasama dalam mengoptimalkan pertumbuhan dan kesehatan ternak untuk meningkatkan produksinya.
Ia mengatakan, pengelola BUMDES Empati Salugatta bersama kelompok peternak dari Kabupaten Mamuju Tengah, mengunjungi pembibitan ternak yang dikembangkan UPTD BPHMT di Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju.
Menurut dia, pengelola BUMDES dan peternak tersebut telah melihat langsung kondisi kandang dan kebun hijauan makanan ternak kambing dan pola pemeliharaan, penyediaan pakan, serta pengelolaan kandang yang efektif.
Selain itu, juga melihat proses pencacahan rumput pakan ternak dan leguminosa dengan menggunakan mesin pencacah untuk pakan ternak .
"Proses pencacahan pakan ternak tersebut bertujuan untuk mempercepat pencernaan ternak, meningkatkan efisiensi pakan, serta mempermudah pencampuran dengan bahan tambahan pakan lainnya," katanya.
Ia menyampaikan, dengan adanya pencacahan tersebut maka hijauan pakan menjadi lebih mudah dikonsumsi oleh ternak, sehingga dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan kesehatannya.
"Kunjungan BUMDES dan peternak merupakan contoh kerja sama dalam pengembangan peternakan kambing agar produksinya dapat meningkat karena peternak dapat diberikan pengetahuan dan pengalaman oleh pemerintah," katanya.
Ia berharap, dengan sinergi kerjasama dan kolaborasi tersebut dapat meningkatkan produksi ternak kambing Sulbar sekitar 16.374 ekor per tahun.