Logo Header Antaranews Makassar

Legislator DPR Warnai Pilkada di Sulsel

Selasa, 28 Oktober 2014 22:00 WIB
Image Print
"Ketokohan Tamsil Linrung sebagai putra daerah di Kabupaten Pangkep akan menjadi modal PKS dalam mendorongnya pada bursa calon bupati tahun depan," ujarnya.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Sedikitnya tiga orang legislator DPR-RI asal Sulawesi Selatan bakal mewarnai perebutan kursi bupati pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang rencananya digelar 2015 mendatang.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Pangkep, Sofyan Amir di Makassar, Selasa, mengatakan, pilkada di Kabupaten Pangkep akan mendorong kader PKS seperti legislator DPR-RI Tamsil Linrung.

"Ketokohan Tamsil Linrung sebagai putra daerah di Kabupaten Pangkep akan menjadi modal PKS dalam mendorongnya pada bursa calon bupati tahun depan," ujarnya.

Dalam pilkada yang akan digelar serentak di 11 kabupaten di Sulawesi Selatan pada tahun 2015 itu, juga dipastikan akan mengikutkan dua orang legislator DPR-RI lainnya yakni Amir Uskara dan Malkan Amin.

Sofyan menyatakan, Tamsil Linrung yang sudah tiga periode menjadi legislator DPR-RI itu banyak dielu-elukan masyarakat dan partainya yang menaunginya juga mendukungnya secara penuh.

"Kita percaya dengan kemampuan beliau, banyak tokoh masyarakat yang mengusulkan ke PKS agar mengusung pak Tamsil dan inilah yang menjadi alasan dari partai untuk mendorongnya pada pilkada tahun depan," ungkap dia.

Lebih lanjut Sofyan menjelaskan bahwa ada dua partai politik yang sudah mendekat ke PKS untuk berkoalisi mendukung Tamsil Linrung di Pilkada Pangkep mendatang.

"Pak Tamsil adalah putra daerah yang sudah teruji kemampuannya. Tiga periode duduk sebagai anggota DPR-RI itu sudah cukup membuktikan, apalagi saat menjadi salah satu calon Wali Kota Makassar tahun 2013 lalu yang memperoleh suara cukup signifikan menjadi pembukyiannya," pungkasnya.

Tamsil Linrung adalah putra kelahiran Pangkep, 17 september 1961. Tamsil menjabat sebagai legislator DPR RI selama tiga periode, dua periode menjadi wakil ketua badan anggaran DPR RI dan saat ini dipercayakan duduk di Komisi VII.

Beda halnya dengan legislator DPR-RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulsel, Amir Uskara yang telah menegaskan siap maju dalam Pilkada Gowa. Hal itu disampaikan Amir untuk menepis opini publik yang menyebutkan bahwa dirinya tidak serius bertarung di pilkada nanti.

Amir bahkan sudah mengumpulkan seluruh pengurus DPC dan DPAC PPP se-Kabupaten Gowa pada akhir pekan lalu. Amir menggelar konsolidasi dengan seluruh pimpinan untuk menyiapkan strategi memenangi pilkada Gowa mendatang.

"Bagi PPP, kalau sekali bilang maju, kami akan terus maju dan bertarung," katanya.

Amir mengatakan, pihaknya tidak ada masalah jika pemilihan kepala daerah dilakukan secara langsung ataupun tidak langsung. Partainya kini telah menyiapkan dua strategi yang berbeda untuk menghadapi mekanisme pilkada yang disepakati di DPR.

"Peraturan Pengganti Undang-undang (Perppu) ini kan masih sementara dibahas. Tapi apapun hasilnya, saya tetap akan ikut bertarung," tegasnya.

Amir juga mengaku saat ini masih melakukan road show ke sejumlah wilayah di Gowa di sela kesibukannya sebagai anggota DPR RI. "Silaturahim ini biasa saya lakukan," sebut dia.

Sementara Malkan Amin menyebutkan jauh hari dirinya memastikan bakal bertarung di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Barru. Malkan optimistis dua partai pengusung Jokowi-JK yakni Nasdem dan PDIP menjadi kendaraan politiknya.

Diketahui, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memiliki enam kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barru.

"Saya akan maju lagi di Pilkada Barru melalui Partai NasDem dan PDIP yang jumlah kursinya di DPRD Barru enam kursi. Dua partai ini saja sudah memenuhi syarat," ujar mantan anggota DPR RI Partai Golkar ini, beberapa waktu lalu. Agus Setiawan



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026