Makassar (ANTARA) - Ketua Umum Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) Andi Jamaro Dulung mengungkapkan bahwa olahraga domino bakal segera diakui secara resmi sebagai salah satu cabang olahraga (cabor) di Indonesia.
Keyakinan tersebut bukan tanpa alasan, Andi Jamaro mengakui telah mengantongi dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"InsyaAllah, pekan depan ini akan terbit surat dari Kemenpora bahwa PORDI akan tercatat sebagai organisasi profesional dan olahraga domino resmi menjadi salah satu cabang olahraga yang di akui Indonesia," kata Andi Jamaro pada peringatan Hari Jadi ke 66 Kabupaten Luwu melalui keterangannya yang diterima di Makassar, Jumat.
Selain itu, dukungan terhadap legalitas dan legitimasi olahraga domino juga datang dari MUI. Andi Jamaro mengemukakan bahwa per hari ini (Jumat, 4 Juli) MUI juga menerbitkan surat resmi yang menyatakan bahwa permainan domino di bawah naungan PB PORDI tidak mengandung unsur perjudian.
"Hari ini juga akan terbit surat dari MUI yang menyatakan bahwa domino di bawah naungan PORDI itu halal dan tidak ada unsur judi," tegasnya.
Sebagai bagian dari penguatan eksistensi domino sebagai olahraga, PB PORDI bersama Kemenpora menggelar Open Turnamen Domino Menpora Cup yang akan berlangsung di Belopa, Luwu pada 5–6 Juli 2025. Turnamen ini akan diikuti lebih dari 3.000 peserta dari 16 provinsi di seluruh Indonesia.

