
Wali Kota Kehilangan Sosok Oddang

"Kita merasa kehilangan sosok beliau. Beliau ini penuh hormat kepada siapapun. ...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Wali Kota Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan Wakil Wali Syamsu Rizal merasa kehilangan sosok Brigjen (Purn) Andi Oddang yang merupakan tokoh pejuang kemerdekaan serta mantan Gubernur Sulawesi Selatan yang telah wafat.
"Kita merasa kehilangan sosok beliau. Beliau ini penuh hormat kepada siapapun. Walau kita masih terbilang `anak-anak` tapi beliau tetap menaruh hormat dengan kami, itulah hal membuktikan ketokohan beliau," ujar Danny sapaan akrab wali kota saat melayat di rumah duka, Selasa.
Andi Oddang Makka meninggal dunia pada Selasa, pukul 11.30 WITA di usia 89 tahun setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Internasional Siloam Makassar, Sulsel.
Almarhum pernah menjabat Gubernur Sulawesi Selatan pada tahun 1978-1983, meninggal dunia pada usia 89 tahun. Dia telah dirawat di rumah sakit itu sejak sebulan lalu.
Danny mengatakan, rasa hormat Andi Oddang ditunjukkan kepada semua generasi dan hingga akhir hayatnya masih terus berkontribusi terhadap kotanya dengan tetap aktif dibidang kemanusiaan serta organisasi lainnya.
"Semua orang punya masanya, beliau sangat berjasa karena selain seorang pejuang kemerdekaan yang hebat, beliau juga adalah mantan kepala daerah yang membangun daerahnya. Kita sangat kehilangan tokoh pejuang seperti beliau," katanya.
Andi Oddang lahir di Kampung Limpomajang, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, pada 18 Juli 1925. Selama menjadi Gubernur, dia dikenal sebagai sosok pemimpin yang arif dan bijaksana. Sebelumnya istrinya, Andi Mamminanga Oddang, meninggal dunia pada 9 November 2014 di Rumah Sakit Stella Maris Makassar.
"Pemkot menyampaikan duka yang mendalam dan kami berharap masyarakat juga memanjatkan Alfatihah," kata Danny.
Berdasarkan informasi, rencananya pihak keluarga akan menguburkan jenazah Andi Oddang di Taman Makan Pahlawan (TMP) Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar dengan upacara militer.
"Rencana besok akan di makamkan di Taman Pahlawan, dengan upacara militer. Pak JK (Jusuf Kalla) juga akan melayat besok pagi dan akan mengantarkan ke peristirahatan terakhirnya di TMP," katanya. S Muryono
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
