Logo Header Antaranews Makassar

Harga beras di Mamuju turun

Minggu, 27 Maret 2016 08:26 WIB
Image Print
"Pasokan beras banyak, sehingga distributor beras menurunkan harga beras, mengingat hukum ekonominya ketika barang banyak maka harganya akan turun," katanya lagi.

Mamuju (ANTARA Sulbar) - Harga beras yang dijual pedagang di pasaran Kota Mamuju Provinsi Sulawesi Barat mengalami penurunan sejak sepekan terakhir karena distributor juga menurunkan harga.

Menurut para pedagang, harga beras yang dijual pedagang bermerek beras Kepala Bambu, di Mamuju, Minggu, turun sejak sepekan terakhir dari Rp115.000 per 10 kilogram menjadi Rp100 ribu/10 kg.

Hasna, salah seorang pedagang di pasar regional setempat mengatakan, dua bulan lalu harga beras di Mamuju mengalami kenaikan, namun sejak sepekan terakhir sudah turun kembali.

Ia mengatakan, harga beras yang dijual pedagang mengalami penurunan dimungkinkan karena petani sedang panen di sejumlah daerah sentra produksi beras yang selama ini memasok beras ke Kota Mamuju, seperti di Kabupaten Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Polman Provinsi Sulawesi Barat sedang melakukan panen raya.

Dia menyebutkan, setiap tahun yakni pada bulan Maret harga beras di seluruh wilayah Sulawesi selalu mengalami penurunan karena panen padi terjadi pada saat itu, sehingga harga beras juga mengalami penurunan.

"Pasokan beras banyak, sehingga distributor beras menurunkan harga beras, mengingat hukum ekonominya ketika barang banyak maka harganya akan turun," katanya lagi.

Menurut dia, meskipun harga turun, pedagang tidak khawatir rugi karena permintaan beras oleh masyarakat di Mamuju semakin tinggi.

"Permintaan masyarakat tinggi karena jumlah penduduk di Mamuju semakin banyak, sehingga pedagang tidak khawatir harga beras turun," kata dia pula.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026