Gubernur Sulbar Minta Anggaran Kesehatan Tepat Sasaran

Pewarta : id gubernur sulbar, anggaran kesehatan, carlo brix tewu

Penjabat Gubernur Sulbar Carlo Brix Tewu (ANTARA FOTO/Aco Ahmad)

Mamuju (Antara Sulbar) - Pejabat Gubernur Sulawesi Barat Carlo Brix Tewu meminta agar anggaran kesehatan yang ada di Provinsi Sulawesi Barat dapat digunakan tepat sasaran untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang ada di Sulbar.

"Anggaran yang ada untuk sektor kesehatan diminta digunakan efektif meningkatkan pelayanan kesehatan," kata Carlo di Mamuju, Minggu.

Ia mengatakan, sebelumnya dirinya dilantik Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menjadi pejabat Gubernur Sulbar dirinya telah diminta untuk menjalankan pemerintah secara efektif dan efisien.

Menurut dia, pengawasan internal terhadap anggaran harus dilakukan sehingga program kerja kesehatan dapat terperinci dan terukur serta transparan.

Pada tahun ini dianggarkan kegiatan untuk peningkatan pelayanan kesehatan diantaranya untuk program monitoring pelayanan kesehatan terpadu dengan anggaran sebesar Rp49 juta kemudian Peningkatan untuk peningkatan kapasitas teknis tim Puskesmas dengan anggaran Rp199 juta

Selain itu untuk peningkatan pelayanan kesehatan UPTD, poliklinik anggaran sebesar Rp639 juta penetapan dan peningkatan kualitas RS dengan usulan anggaran sebesar Rp49 juta Menurunkan angka kematian Ibu dan Anak dengan usulan anggaran sebesar Rp 75 juta dan pembentukan satuan teknis penanganan orang Gangguan Jiwa Berat dengan usulan anggaran sebesar Rp. 50 juta dan lainnya.

Ia meminta agar tenaga medis juga memaksimalkan kinerjanya memberikan pelayanan kesehatan kepada masarakat saat ini terdapat tenaga kesehatan diantaranya dokter spesialis di Sulbar berjumlah 74 orang, dokter umum 152 orang, dokter gigi 71 orang, perawat 1.535 orang, bidan 1.263 orang dan apoteker/kefarmasian 117 orang.

"Terkait masalah dokter spesialis yang saat ini sedang menempuh pendidikan diharapkan dapat segera kembali dan memberikan pelayanan kesehatan secara merata diseluruh Kabupaten di Sulbar," katanya.
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar