
Bimtek DPRD di Jakarta Rugikan Daerah

Makassar (ANTARA Sulsel) - Bimbingan teknis (Bimtek) anggota DPRD yang akan dilaksankan di Jakarta oleh Kementrian Dalam Negeri dinilai sangat merugikan APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota.
"Kami mengusulkan agar bimtek anggota DPRD se Sulsel dilaksanakan di Makassar agar bisa menghemat anggaran Rp7 juta peranggota dewan," kata Koordinator Komisi Pemantai Legislatif (Kopel), Syamsuddin Alimsyah di Makassar, Selasa.
Usulan tersebut dikemukakan Syamsuddin saat betemu dengan ketua dan wakil ketua sementara DPRD Sulsel, Muh Roem dan Andry Suryana Arief Bulu.
Menurut dia jika bimtek untuk DPRD Sulsel dan DPRD di 24 Kabupaten/Kota sebaiknya digelar di Makassar, agar bisa menghemat anggaran sekitar Rp500 juta dari sekitar 800 anggota dewan.
"Apa salahnya jika bimtek dilakukan disini, apalagi disini sudah ada Celebes Compention Centre (CCC) dan dan auditorium hotel-hotel yang mampu menampung peserta," ujarnya.
Alasan lain kata dia, di Makassar sangat banyak tim ahli yang berkompeten memberikan bimbingan kepada para anggota dewan yang baru ditetapkan setelah pemilihan legislatif April lalu.
Ketua sementara DPRD Sulsel, Muh Roem menilai usulan tersebut sangat bagus dan akan dibawa dalam rapat dengan anggota DPRD Sulsel sekaligus dikonsultasikan ke pusat.
Politisi Golkar ini menilai bimtek untuk anggota DPRD sangat penting, untuk memberikan kesadaran dan pemahaman kepada anggota dalam melaksanakan fungsi legislatif.
Kata dia, selama ini banyak anggota DPRD yang hampir tidak memiliki pendapat dalam rapat-rapat DPRD, bahkan ada yang malas datang.
(T.PSO-099/S016)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
