Masyarakat diminta berperan aktif pada konservasi mangrove

id syamsul rizal, pelaksana tugas wali kota makassar,pelestarian mangrive,mangrove

Ilustrasi rehabilitasi hutan bakau (dok ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

Hutan magrove perlu dilestarikan karena selain berfungsi sebagai mitigasi bencana di daerah pesisir khususnya Makassar yang merupakan water front city, hutan magrove dapat menjadi penopang kehidupan fauna sebagai habitat singgah dari jenis fauna tert
Makassar (Antaranews Sulsel) - Pelaksana Tugas Wali Kota Makassar Syamsu Rizal meminta masyarakat pesisir Lantebung, Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, untuk berperan aktif dalam konservasi hutan bakau atau mangrove

"Kami ke daerah ini untuk memastikan bahwa semua kelompok masyarakat sudah terlibat langsung dalam proses konservasi dan pengembangan kawasan ekowisata mangrove," kata Syamsu Rizal di Makassar, Sabtu.

Ia mengatakan mangrove mempunyai banyak fungsi seperti mitigasi bencana di daerah pesisir dan kawasan ekowisata baru.

Dia mengatakan mangrove di beberapa daerah dan negara-negara tropis lainnya di dunia dijadikan salah satu objek wisata seperti di Brasil.

Kota Makassar yang sebagian wilayahnya perairan mempunyai potensi besar dalam pengembangan ekowisata mangrove dan daerah pesisir seperti di daerah Lantebung menjadi salah satu yang paling cocok untuk pengembangannya.

"Hutan magrove perlu dilestarikan karena selain berfungsi sebagai mitigasi bencana di daerah pesisir khususnya Makassar yang merupakan water front city, hutan magrove dapat menjadi penopang kehidupan fauna sebagai habitat singgah dari jenis fauna tertentu," terangnya.

Selain itu, ia berharap agar semua lapisan masyarakat khususnya masyarakat pesisir setempat agar bisa ikut terlibat dan berpartisipasi dalam proses konservasi itu karena ke depan potensi wisata mangrove ini cukup bagus.

"Di beberapa daerah di Indonesia seperti di Pontianak, Kalimantan Barat, objek wisata mangrovenya cukup banyak yang menggemarinya dan kita ingin kawasan mangrove Lantebung ini seperti itu," katanya.

Deng Ical, sapaan akrab Syamsu Rizal, berharap beberapa tahun ke depan kawasan Mangrove Lantebung ini akan menjadi percontohan di beberapa daerah lainnya.

Partisipasi masyarakat dalam konservasi akan berdampak jika nantinya sudah ramai dikunjungi, maka ini akan menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat setempat.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar