
NTP Sulsel naik 0,58 persen

Makassar (Antaranews Sulel) - Nilai tukar petani (NTP) Provinsi Sulawesi Selatan yang berada pada angka 101,33 persen pada bulan Maret 2018 mengalami peningkatan 0,58 persen pada April dengan menyumbang 101,91 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan, Nursam Salam di Makassar, Rabu, menyebutkan bahwa kenaikan NTP bulan April 2018 berdasarkan perbandingan indeks harga yang diterima petani petani (it) terhadap indeks harga yang dibayar petani (ib).
"Perbandingan indeks harga ini yang menjadi salah satu indikator naiknya NTP bulan April ini. NTP naik, petani juga pasti senang," ujarnya.
Nursam menjelaskan, kenaikan ini berdasarkan indeks yang diterima petani (it) yang lebih besar dibanding kenaikan pada indeks yang dibayar petani (ib). Kenaikan ib sebesar 0,09 persen, sedangkan kenaikan it sebesar 0,066 persen.
Pada indeks yang dibayar petani mengalami penurunan pada subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 0,01 persen, sementara pada empat subsektor lainnya mengalami kenaikan dengan kenaikan terbesar terjadi pada subsektor perikanan yakni 0,15 persen.
Hal sama juga terjadi pada indeks yang diterima di mana salah satu subsektor mengalami penurunan indeks sebesar 0,59 persen yaitu subsektor tanaman pangan.
Sedangkan empat subsektor lainnya mengalami kenaikan indeks dengan kenaikan terbesar terjadi pada subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 2,31 persen.
Menurut Nursam, apabila dibandingkan dengan periode empat bulan sebelumnya, maka empat subsektor mengalami kenaikan NTP dan satu subsektor mengalami penurunan.
"Kenaikan NTP terbesar terjadi pada subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 2,32 persen. Jadi semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat daya beli petani kita," ucapnya.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
