Berita Terkait
Mamuju (ANTARA News) - Pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palipi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, diusulkan masuk dalam program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Sulbar, Abdul Rasyid, di Mamuju, Selasa, mengatakan, pemerintah di Sulbar telah mengusulkan agar pembangunan PPN Majene masuk dalam program MP3EI bersama 10 proyek mega raksasa Sulbar yang juga masuk dalam program pemerintah pusat itu.

Ia mengatakan, setelah berlansung pertemuan di Jakarta antara pemerintah di sulbar dengan pemerintah ditingkat pusat, maka pemerintah ditingkat pusat telah menyetujui program pembangunan PPN Majene yang membutuhkan anggaran untuk pembangunannya sekitar Rp614 miliar, akhirnya masuk dalam program MP3EI.

Ia mengatakan, pembangunan PPN Majene sebelumnya juga telah mendapatkan bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp21 miliar melalui anggaran APBN.

Namun anggaran pusat melalui APBN itu hanya cukup digunakan membangun kebutuhan tahap awal, berupa rencana induk dan detail desain PPN Majene yang akan dibangun skala tipe B, sehingga masih dibutuhkan anggaran tambahan untuk pembangunannya.

"Secara keseluruhan anggaran yang dibutuhkan membangun PPN Majene hingga rampung sekitar Rp614 miliar, sehingga pemerintah di Sulbar melalui persetujuan pemerintah pusat menjalin kerja sama dengan IDB, yang merupakan bank koorporasi negara-negara Islam," katanya.

Ia berharap, bantuan yang telah dialokasikan kepada pemerintah di Sulbar baik dari pemerintah pusat maupun dana hibah dari IDB sebagai investor yang mendanai PPN Majene dapat digunakan sebaik-baiknya sehingga Sulbar memiliki PPN yang mampu meningkatkan sektor perikanan.

Menurut dia, Sulbar yang memiliki luas laut sekitar 20.000 kilometer, lebih luas dari wilayah darat yang hanya sekitar 17.000 kilometer, diharapkan akan mampu meningkatkan produksi perikanan yang sekitar 67.000 ton per tahun, menjadi semakin meningkat.

Selain itu kata dia, hasil laut di Sulbar akan semakin terkelola secara maksimal dan tidak dibawa lagi kedaerah lain seperti ke Kalimantan untuk dipasarkan dengan tersedianya PPN Majene tersebut. (T.KR-MFH/B012)

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar