Selasa, 28 Maret 2017

Ribuan warga shalat gerhana di Anjungan Pantai Losari

id gerhana matahari, shalat, pantai losari, walikota makassar
Ribuan warga shalat gerhana di Anjungan Pantai Losari
Sejumlah umat muslim melaksanakan salat gerhana matahari di Anjungan Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (9/3). (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)
Sejak awal kita target memang 50 ribu orang di anjungan ini karena ada festival ...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Ribuan warga Makassar berbondong-bondong mendatangi anjungan Pantai Losari untuk melaksanakan Shalat Khusufain atau gerhana serta menyaksikan festival lainnya.

"Sejak awal kita target memang 50 ribu orang di anjungan ini karena ada festival yang kita persiapkan. Tapi yang paling inti itu shalatnya," ujar Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Anjungan Losari Makassar, Rabu.

Berdasarkan pantauan, sejak pukul 6.00 Wita, warga tampak mulai berdatangan ke anjungan yang bersebelahan dengan Masjid terapung Amirul Mukminin dengan berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan roda dua dan empat.

Ribuan warga yang datang dengan menggunakan pakaian serba putih membawa perlengkapan shalat seperti mukena untuk perempuannya dan juga sajadahnya.

Warga yang berpakaian putih itu umumnya adalah pegawai negeri sipil (PNS) beserta keluarganya karena sebelumnya memang wali kota sudah mengeluarkan edaran untuk memakai pakaian putih pada saat shalat gerhana.

Pelaksanaan Sholat gerhana matahari dimulai pukul 7.20 Wita sebanyak dua rakaat yang terdiri dari dua kali rukuk dalam satu rakaat dan bacaan lebih panjang serta beberapa gerakan shalat lebih lama dari shalat sunat biasa.

Salah seorang warga, Idris mengatakan ia mengikuti Sholat gerhana matahari tersebut karena menganggap shalat sunnat ini hanya sekali-sekali dilaksanakan serta adanya anjuran dari pemerintah kota setempat.

"Karena gerhana matahari tersebut kabarnya menimbulkan efek tidak baik bagi mata, jadi menurut saya lebih baik beribadah. Nanti informasi terkait gerhana bisa dilihat melalui layar besar yang disiapkan pemerintah kota," ujarnya.

Sementara itu yang menjadi khatib dalam shalat gerhana ini, pemerintah kota menunjuk Dr Khalid Zeed yang merupakan lulusan dari Universitas Madinah, Arab Saudi.

"Untuk khatib yang kita tunjuk pada shalat khusuf besok itu kita percayakan pada ustaz Dr Khalid Zeed, beliau yang akan memimpin kita," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muhammad Ismounandar di Makassar, Selasa.

Dia mengatakan, rangkaian dari Festival Battu Ratema Ri Bulang (Saya sudah dari bulan) yakni shalat khusufain serta zikir dan doa yang akan dipimpin oleh Ustas Arifuddin Lewa.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga