Kamis, 24 Agustus 2017

CTM sasar wisatawan Asia Tenggara-Timur Tengah

id celebes travel mart, asita sulsel, disbudpar sulsel
CTM sasar wisatawan Asia Tenggara-Timur Tengah
Ketua ASITA Sulawesi Selatan Didi Leonardo Manaba (ANTARA FOTO/Darwin Fatir)
"Kita melihat potensi dari wilayah itu memang begitu tinggi. Kami ingin terus mendorong...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (Asita) Sulawesi Selatan menyasar wisatawan Asia Tenggara dan Timur Tengah pada pelaksanaan Celebes Travel Mart (CTM) III di Makassar, Sulsel, 21-24 September 2016.

Ketua Asita Sulsel, Didi L Manaba di Makassar, Rabu, mengatakan negara-negara itu memang sejauh ini memberikan respon yang begitu positif terhadap destinasi yang ada dan ditawarkan di Sulawesi Selatan.

"Kita melihat potensi dari wilayah itu memang begitu tinggi. Kami ingin terus mendorong agar tingkat kunjungan wisatawan bisa semakin maksimal ke depan," ujarnya.

Untuk Asia Tenggara khususnya Malaysia memang memberikan respon tinggi karena menilai punya hubungan atau kedekatan sejarah dengan Sulsel.

Sementara untuk wisatawan Timur Tengah sebagai respon atas program Disbudpar Sulsel dan Makassar yang ingin mengembangkan wisata halal atau religi di "Kota Daeng".

Selain wistawana luar negeri, CTM yang dilaksanakan ketiga kalinya ini juga tetap mengincar para wisatawan nusantara untuk bisa berkunjung ke Sulsel. Keputusan untuk memberikan prioritas kepada wisatawan domestik tentunya sebagai upaya agar masyarakat Indonesia tidak perlu keluar negeri jika ingin berwisata.

"Jadi kami tetap fokus untuk wisatawan domestik. Kami berharap pelaksanaan CTM ini semakin mendorong dan meningkatkan jumlah wisatawan berkunjung ke Sulsel,"ujarnya.

Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulsel Devo Khaddafi, mengakui jika pelaksanaan CTM sebelumnya fokus untuk mengangkat tema wisata maritim, tidak demikian dengan pelaksanaan tahun ini yang mengusung tema Explore the Wonderful Highland of South Sulawesi.

Dengan konsep ini maka pihaknya akan mengalihkan fokus memperkenalkan dan mengeksplorasi pesona keindahan dataran tinggi di provinsi tersebut.

"Jadi kami tahun ini menyiapkan sesuatu yang lebih berbeda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Kita berharap destinasi baru itu bisa semakin memberikan pilihan bagi wisatawan," sebutnya.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga