Selasa, 22 Agustus 2017

Tiga Penghargaan Bantaeng Warnai Hari Anak Nasional

id hari anak nasional, bantaeng
Tiga Penghargaan Bantaeng Warnai Hari Anak Nasional
forum anak bamtaeng yang hadir pada Hari Anak Nasional tingkat Provinsi Sulsel, di halaman Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Kamis (3/8). (ANTARA FOTO/Abd Kadir)
Makassar (Antara Sulsel) - Tiga penghargaan Kabupaten Layak Anak yang dicapai Kabupaten Bantaeng mewarnai kemeriahan peringatan Hari Anak Nasional 2017 se-Sulawesi Selatan di halaman Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Kamis.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sulsel Andi Nurlina di Makassar, mengatakan ketiga penghargaan yang dicapai Kabupaten Bantaeng pada penganugerahan Kabupaten Layak Anak 2017 itu masing-masing penghargaan pengembangan Forum Anak terbaik 2017.

"Penghargaan Percepatan Cakupan Pemberian Akta Kelahiran Anak, dan Penghargaan untuk Pengembangan Forum Anak Daerah Terbaik 2017," katanya.

Untuk peringatan Hari Anak Nasional 2017 tingkat provinsi Sulsel, Kabupaten Bantaeng yang dinahkodai Prof Nurdin Abdullah itu mengirimkan sebanyak 36 anak.

"Kita patut berbangga forum anak kabupaten/kota dan Sulsel karena setiap tahun selalu mendapatkan penghargaan nasional seperti pada Pekan Anak pada 23 Juli 2017," jelasnya.

Selain penghargaan dari Kabupaten Bantaeng, Sulsel juga mendapatkan sumbangan penghargaan dari Forum anak terbaik Kabupaten Gowa, Kota Makassar, Kabupaten Sinjai, Forum anak Kabupaten Bone, forum anak Sulsel melalui lomba jingle.

Sementara terkait pelaksanaan Hari Anak Nasional tingkat provinsi, dirinya mengaku memberikan apresiasi terhadap partisipasi sejumlah kabupaten/kota untuk mengirimkan anaknya mengikuti ajang tersebut.

Ia menjelaskan, sebagai kegiatan nasinal setiap tahun, pihaknya juga secara rutin melaksanakan hal itu. Untuk tuan rumahnya sendiri dilaksanakan secara bergantian di setiap kabupaten/kota.

Tujuan dari kegiatan ini di antaranya untuk memberikan kesempatan bagi anak untuk menunjukkan kreasinya.

"Selain itu memberikan pengalaman bagi anak untuk mengunjungi keindahan dan mengenal keberagaman kebudayaan masing-masing daerah serta meningkatkan rasa persaudaraan, kebhinekaan, dan cinta Tanah Air,"sebutnya.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga