Sabtu, 23 September 2017

Pengunjung Padati Lomba Kicauan Burung

id abd rahman bando, kepala dinas perikanan dan pertanian makassar, loma kicauan burung pada f8
Pengunjung Padati Lomba Kicauan Burung
Foto Ilustrasi Lomba Kicauan Burung (Antara News)
Ini adalah salah satu kegiatan yang banyak diminati pengunjung, apalagi perkumpulan atau komunitas pecinta burung cukup banyak di Makassar. Pesertanya juga cukup banyak,"
Makassar (Antara Sulsel) - Lomba kicauan burung di hari ketiga pelaksanaan "Makassar International Eight Festival and Forum" atau lebih dikenal F8 yang digelar di City of Makassar menyedot perhatian warga.

Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Makassar Abd Rahman Bando yang ditemui di Anjungan City of Makassar, Sabtu, mengatakan, lomba kicauan burung adalah salah satu pementasan pada kegiatan internasional tersebut.

"Ini adalah salah satu kegiatan yang banyak diminati pengunjung, apalagi perkumpulan atau komunitas pecinta burung cukup banyak di Makassar. Pesertanya juga cukup banyak," ujarnya.

F8 merupakan singkatan dari "Film, Fashion, Food, Flowers and Fauna, Fine Art, Folks, Fusion Jazz, Fixion Writer" merupakan wadah untuk menyatukan potensi besar Makassar yang selama ini cenderung terpisah-pisah.

Dalam perlombaan fauna tersebut, pihaknya yang menjadi penanggung jawab untuk memfasilitasinya sesuai dengan bidang masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

"Kami menampilkan lomba kicau burung, kemudian hari pada hari ini juga akan dilanjutkan kontes kucing. Sedangkan besok (Minggu) akan ada adu ketangkasan anjing dengan permainan yang telah ditentukan panitia," katanya.

Dalam F8 ini, dia berharap masyarakat yang penggemar binatang dapat memberikan ekspresinya melalui pementasan kreasi ketangkasan hewan tersebut.

"Bahkan kita juga mempersiapkan cara khusus memelihara reptil semacam buaya dan ular. Karena yang patut dilihat, ini baru pertama lomba kicau burung. Menurut saya hal ini sangat langka," katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menuturkan F8 akan menjadi ajang kolaborasi seniman lokal bersama Pemerintah Kota Makassar.

Kegiatan ini juga menjadi panggung akbar bagi sineas lokal dan mancanegara untuk memperkenalkan karya sinematografi kepada publik dunia.

"Makassar diberkati dengan energi positif yang melimpah. F8 ini menjadi panggung raya bagi kita semua, seniman, sineas, fotografer, penulis, komunitas dan semua potensi yang ada dielaborasi menghasilkan karya yang dapat dinikmati warga Makassar dan warga dunia yang hadir di F8 nanti," katanya.

Danny menyebutkan, F8 diagendakan berlangsung pada 6 hingga 10 September 2017 dengan mengambil tempat di Anjungan City of Makassar hingga Toraja dan Mandar.

Danny menerangkan, kemeriahan F8 yang akan melebihi kemeriahan dari AMF karena pada kegiatan AMF yang lalu itu hanya menghadirkan para wali kota se-ASEAN saja.

Pada kegiatan F8 ini, wali kota mengaku dihadiri undangan maupun wisatawan dari 34 negara dengan dihadiri para duta besar dan perwakilannya. 

Editor: Amirullah

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga