Perbankan-Perguruan Tinggi latih UMKM kelola keuangan

id Bank Hong Kong and Shanghai Banking Corporation,hsbc,STIM Nitro Makassar,latih UMKM kelola keuangan

Rektor Sampoerna University Wahdi Yudhi,.PhD (kiri) dan Ketua STIM Nitro Makassar Prof.H.Marsuki,.DEA,.PhD (kanan) (istimewa)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Bank Hong Kong and Shanghai Banking Corporation (HSBC) dan Sampoerna Foundation bekerja sama dengan STIM Nitro Makassar memberikan pelatihan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dalam mengelola keuangannya.

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Nitro Makassar Marsuki di Makassar, Rabu, mengatakan pelatihan kepada para pelaku UMKM bagian dari bentuk tanggung jawab serta pengabdian para akademisi maupun kampus kepada masyarakat.

"Ini adalah salah satu bentuk pengabdian kami kepada masyarakat. Ilmu manajemen keuangan yang kami ajarkan kepada para mahasiswa juga kami berikan kepada para pengelola keuangan langsung dalam hal ini pengusahanya," ujarnya.

Marsuki mengemukakan sumber pembiayaan UMKM merupakan salah satu penentu keberhasilan pembangunan.

Menurut dia, usaha di Indonesia tumbuh dan berkembang karena adanya peran serta pelaku UMKM. Geliat usaha kecil menengah itu juga terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman.

"Jadi bukan karena usaha besar yang membuat Indonesia berkembang, melainkan para pelaku UMKM ini. Meskipun begitu UMKM juga memiliki banyak masalah, termasuk masalah modal dan pasar. Membangun UMKM harus dibarengi dengan membangun kerja sama," katanya.

Dosen Sampoerna University Dr Wilson Tobing dalam pelatihan itu memberikan penjelasan tentang prinsip-prinsip dalam mengelola keuangan, seperti menghindari hutang piutang dan hidup secara sederhana.

"Yang paling penting dalam mengelola keuangan adalah menghindari hutang piutang untuk menjalankan atau mengembangkan usaha, hidup dengan sederhana serta memisahkan anggaran pengeluaran untuk segala jenis kebutuhan," katanya.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar