BPPD-AMSI optimalkan iklan pariwisata tingkatkan kunjungan

id bppd sulsel,amsi,hendra nick arthur,iklan pariwisata,kunjuungan wisatawan

Sejumlah pengunjung menggunakan perahu berwisata di kawasan Pegunungan Karst Rammang-Rammang, Desa Salenrang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Pegunungan kapur yang dikelilingi sungai itu merupakan salah satu objek wisata di Kabupaten Maros yang ramai dikunjungi wisatawan (dok ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) merancang belanja iklan pariwisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun domestik ke provinsi ini.

"Kami akan mengoptimalkan belanja iklan pariwisata kita, walaupun anggaran yang disiapkan sangat minim, namun kita optimalkan dengan baik," ujar Direktur Eksekutif BPPD Sulsel, Hendra Nick Arthur di Makassar, Minggu.

Ia mengatakan promosi pariwisata Sulsel dalam kurun waktu lima tahun ini tidak berjalan sesuai harapan karena minimnya anggaran yang dialokasikan.

Meskipun demikian, pihaknya tidak pernah putus asa dan selalu menjadi hal tersebut sebagai tantangan untuk bisa mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya di Sulsel.

"Sebagai perwakilan unsur media dalam Pentahelix Kepariwisataan Sulsel, kami memiliki tanggung jawab untuk menyusun belanja pembiayaan iklan promosi pariwisata daerah. Kami sadar jika alokasi belanja promosi dianggap kurang tepat sasaran," katanya.

Founder Lingkar Penulis Pariwisata (LPP) ini mengatakan akan menggelar pertemuan dengan seluruh pemimpin perusahaan media lokal dan perwakilan media nasional melalui jejaring organisasi perusahaan pers nasional dalam waktu dekat ini.

Menurutnya, Sulsel wajib menjadi pioner yang bisa melakukan gerakan promosi pariwisata bersama di wilayah timur Indonesia.

"Belanja promosi pariwisata tidak murah. Tak cukup jika alokasinya dibebankan ke APBD maupun sharing pemerintah pusat melalui alokasi APBN. Sebaiknya anggaran promosi disatukan agar bisa menjangkau pasar yang lebih besar," ujar pengurus Dewan Etik Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulsel ini.

Sementara Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Selatan Herwin Bahar menyatatakn siap mendukung upaya BPPD Sulsel untuk melibatkan perusahaan pers di Sulsel dalam pengembangan promosi kepariwisataan Sulawesi Selatan.

"Jejaring AMSI Sulsel cukup besar di nasional. Kami punya banyak member media-media mainstream berskala nasional dan lokal yang semuanya bisa mendukung program pemerintah dalam mendatangkan wisatawan," ujarnya.

Mantan jurnalis Harian Fajar ini mengaku siap berkolaborasi bersama BPPD Sulsel yang saat ini tengah memperjuangkan adanya keterlibatan pelaku industri media dalam pengembangan promosi pariwisata daerah.

"Kolaborasi promosi pariwisata daerah ini akan kami bawa di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) AMSI yang digelar pertengahan Maret nanti di Jakarta. Ini terobosan baru bagi eksistensi industri media online di Sulawesi Selatan," ucapnya.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar