Sebanyak 870.910 surat suara pemilu tiba di Mamuju

id kpu mamuju,surat suara,pemilu 2019,pelipatan surat suara pemilu,sulawesi barat

Sebanyak 870.910 surat suara pemilu  tiba di Mamuju

Ketua KPU Mamuju Hamdan Dangkang, ditemui pada proses pelipatan surat suara di Asrama Haji Mamuju, Selasa sore (2/4). (ANTARA Foto/Amirullah)

Mamuju (ANTARA) - Sebanyak 870.910 surat suara untuk pemilihan umum serentak tahun 2019, tiba di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, Selasa pagi.

"Proses penyerahan tibanya surat suara untuk pemilihan umum serentak itu berlangsung tadi pagi, dan sore ini langsung dilakukan pelipatan sekaligus penyortiran," kata Ketua KPU Mamuju Hamdan Dangkang, ditemui pada proses pelipatan surat suara di Asrama Haji Mamuju, Selasa sore.

Ia mengatakan, proses pelipatan dan penyortiran itu dilakukan secara bersamaan karena terbatasnya waktu.

Proses pelipatan dan penyortiran surat suara tersebut lanjutnya, melibatkan 250 orang.

"Karena waktu yang kami miliki tersisa sembilan hari sehingga proses pelipatan dilakukan bersamaan dengan penyortiran. Kami masih melihat, jika memang masih butuh tenaga maka kami akan menambah petugas pelipat surat suara," tutur Hamdan

Ia menargetkan, pelipatan dan penyortiran surat suara itu akan berlangsung selama empat hingga lima hari selanjutnya akan segera dilakukan distribusi.

Proses distribusi itu kata Hamdan akan dilakukan mulai 11-13 April 2019,

Ia mengatakan, proses distribusi logistik pemilu itu akan dilakukan terlebih dahulu ke lokasi terjauh.

"Distribusi logistik pemilu itu akan kami mulai pada 11 April ke wilayah terjauh, yakni di Pulau Bala-balakan, Kalumpang dan Kecamatan Bonehau. Kemudian pada 12-13 April 2019 ke Kecamatan Tommo, Sampaga, Tapalang dan Tapalang Barat," terang Hamdan.

Sementara dari pantauan, pada tahap awal proses pelipatan itu, sudah banyak surat suara yang terlihat rusak dan cacat.

Sejumlah surat suara terlihat kotor oleh tinta cetakan dan ada surat suara yang tersambung.

"Kami belum bisa memastikan berapa banyak surat suara yang rusak sebab saat ini masih terus kami hitung. Kemungkinan karena terburu-buru dan langsung dilipat sehingga tintanya meleleh. Kerusakan itu tidak masalah karena akan diganti dari pihak percetakan," kata Hamdan.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar