Kawasan perbelanjaan di Mamuju padat jelang lebaran

id Perbelanjaan padat

Pasar pusat perbelanjaan di Mamuju padat jelang lebaran Idul Adha 1440 hijriah

Mamuju (ANTARA) - Sejumlah kawasan perbelanjaan di Kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, dipadati masyarakat sehari menjelang Idul Adha 1440 Hijriah.

Pemantauan di Mamuju, Sabtu, sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Mamuju seperti seperti Pasar Baru dan Pasar Lama maupun sejumlah rumah toko milik pedagang.

Pusat perbelanjaan tersebut tampak sangat ramai dipadati pengunjung dibandingkan dengan hari biasa.

Di masing-masing pusat perbelanjaan pedagang tampak melayani masyarakat yang datang membeli kebutuhan seperti pakaian untuk persiapan hari raya kurban mulai dari pagi hingga larut malam Lebaran.

Lina, salah seorang pedagang mengatakan pusat perbelanjaan, setiap tahun jelang lebaran selalu ramai, masyarakat umumnya datang membeli  busana muslim, dan berbagai pakaian lainnya untuk mereka gunakan saat Lebaran.

"Hampir semua jenis barang pakaian diminati pembeli, untuk digunakan dan. paling laris adalah busana muslim, masyarakat yang datang  akan tetap ramai meskipun sudah larut malam dan sampai pusat perbelanjaan ditutup," katanya.

Karena itu ,kata dia, masyarakat masih banyak yang datang membeli dan semua harus dilayani, sehingga pusat perbelanjaan ini tidak mungkin tutup cepat.

Ia mengatakan pedagang akan lembur. melayani pembeli yang berasal dari seluruh penjuru Kota Mamuju, untuk membeli kebutuhan seperti busana muslim dan pakaian baru untuk digunakan menghadapi lebaran.

Dia mengatakan, pembeli yang datang mencapai ratusan orang, naik hingga 300 persen dibandingkan hari biasanya yang jumlahnya hanya puluhan orang kondisi.

Sementara itu, Udin pedagang sembako mengatakan, setiap lebaran haji masyarakat akan datang berbelanja sembako untuk kebutuhan dapur mereka menghadapi lebaran.

"Sudah seperti ini kalau Lebaran, pembeli didominasi ibu rumah tangga membeli kebutuhan sembako seperti bumbu untuk memasak, telur, minyak goreng daging dan lainnya," katanya.

Ia mengatakan rata-rata pedagang untung 10 kali lipat dibandingkan hari biasa karena tingginya pembeli.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar