Makassar (ANTARA) - Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) Makassar mengolah lahan seluas 10 hektar yang merupakan aset TNI AL untuk persediaan kebutuhan pangan pada masa pandemik COVID-19.
"Langkah ini diambil guna memperkuat ketahanan pangan menghadapi dampak COVID-19 dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar serta keluarga besar prajurit Lantamal VI," kata Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Danlantamal VI Kolonel Marinir I Dewa Gede Wirawan disela peninjauan lokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan Km 17 Makassar, Selasa.
Dia mengatakan, lahan di sekitar lapangan golf Badokka Makassar ini sebelumnya hanya menjadi lahan tidur. Karena itu, untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah RI kini lokasi tersebut dijadikan lahan produktif.
Menurut dia, kondisi lahan TNI AL tersebut datar, tanah subur, dan berlokasi di pinggir jalan Perintis Kemerdekaan Km 17 dengan luas 7 ha dan perkebunan sekitar lapangan Golf Badoka Makassar dengan luas 3 ha sehingga totalnya 10 ha.
Khusus lahan seluar 3 ha milik TNI AL tersebut sekarang sudah ditanami singkong, ubi kayu, ubi jalar dan jagung. Selanjutnya areal tanaman akan diperluas lagi agar semua lahan optimal dikelola untuk mendukung ketahanan pangan.
Aspotmar Danlantamal VI mengimbuhkan, lahan TNI AL di Jl Perintis Kemerdekaan Km17 tersebut juga sudah tumbuh subur pohon mangga yang produktif sekitar 100 pohon, sedangkan di lahan perkebunan lapangan Badokka akan dikembangkan peternakan bebek yang dibiakkan sekitar 200 ekor bebek.
"Semoga semua ini dalam waktu dekat sudah bisa dipanen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya untuk membantu warga yang terdampak COVID-19," katanya.
Turut hadir dalam peninjauan aset TNI AL tersebut, Wadan Lantamal VI Kolonel Laut (P) Baroyo Eko Basuki, Asintel Danlantamal VI dan Asrena Danlantamal VI.