Mamuju (ANTARA News) - Objek wisata "Sumur Jodoh" di Pulau Karampuang, Kecamatan Simboro Kepulauan, Mamuju, Sulawesi Barat, ternyata masih sangat diminati oleh para wisatawan lokal yang memanfaatkan libur akhir pekan di wilayah itu.
Pemantauan ANTARA di Karampuang, Mamuju, Minggu, para wisatawan lokal yang mengunjungi tempat wisata "Sumur Jodoh" ini mengundang perhatian besar dari sejumlah wisatawan lokal, mengingat objek wisata ini memiliki keunikan tersendiri karena sumur tersebut memiliki tiga rasa yakni rasa asing, asam dan tawar.
Untuk menjangkau objek wisata "Sumur Jodoh" ini, para wisatawan harus menempuh waktu sekitar 20 menit dengan menggunakan perahu motor katinting dari Kota Mamuju untuk sampai di tujuan.
Tarif angkutan penyeberangan kapal motor katinting ini pun relatif murah hanya sebesar Rp5.000/kepala untuk kategori dewasa, sedangkan tarif angkutan kapal katinting untuk kategori anak-anak hanya Rp2.500/kepala.
Maya, salah satu wisatawan lokal di tempat objek wisata "Sumur Jodoh" mengatakan, dirinya sudah lama merencanakan untuk mendatangi objek wisata ini, namun rencana ini selalu gagal karena banyaknya kesibukan di kantor.
"Keinginan untuk mendatangi objek wisata ini baru dapat tercapai. Selama ini saya penasaran dengan cerita orang kebanyakan tentang sumur jodoh ini," kata dia.
Yang membuat dirinya penasaran, kata Maya, karena objek wisata ini konon menyimpan rahasia yang diyakini banyak orang bahwa dapat mempercepat datangnya jodoh bagi remaja yang ingin mendapatkan pasangan hidup.
Dia mengemukakan, lebih mencengangkan tentang sumur jodoh ini karena tempatnya berada tepat di bibir pantai dengan memiliki tiga rasa. (T.KR-ACO/R010)Â

