Logo Header Antaranews Makassar

Sulsel-Brunei Kerja Sama Pendidikan Agama Islam

Senin, 13 Februari 2012 21:03 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan dan Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan (KUPUSB) menjalin kerja sama pendidikan Agama Islam.

Minister of Religious Affairs Brunei Darussalam and President of Brunei Islamic Religious Council Pengiran Dato Seri Setia Dr Haji Mohammad bin Pengiran Haji Abd Rahman di Makassar, Senin, mengatakan kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dirangkaikan dengan seminar pendidikan nusantara.

"Ini menjadi titik sejarah bermakna yang diharapkan semakin berkembang kedepannya. UIN Alauddin memiliki kekuatan di bidang agama dan pendidikan agama Islam begitu juga KUPUSB," katanya usai melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang.

Pertukaran pengajar dan mahasiswa adalah salah satu bentuk kerja sama yang akan dilakukan oleh kedua universitas. "Ada rencana melakukan pertukaran pelajar dan dosen serta melakukan kajian dan penelitian bersama dan banyak lagi," katanya.

Jumlah pengajar dan mahasiswa yang masuk dalam program pertukaran, menurut dia, tergantung kemampuan kedua universitas, kemungkinan lima hingga 10 orang.

"UIN Alauddin akan mengirim satu hingga dua pengajar ke Brunei Darussalam, kami bersyukur atas bantuan tersebut," tambahnya.

Penguatan pendidikan agama, menurutnya, sangat penting untuk membekali generasi muda agar tidak terpengaruh pada efek negatif pergaulan global dan membentuk generasi yang lebih baik.

Ia mengharapkan, kerja sama antarkedua universitas ini akan juga akan semakin mempererat hubungan kedua wilayah.

Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang, mengatakan, UIN Alauddin telah mengirim dua tenaga pengajar ke KUPUSB. Penandatanganan nota kesepahaman terkait kesepakatan untuk saling mengisi pengajar.

"Yang jelas, banyak kesamaan antara Brunei Darussalam dan Sulsel. Ketika mendarat beliau telah menangkap kesan bahwa tidak salah ke Sulsel," ujarnya. (T.KR-RY/S023)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026