Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Pengusaha Jepang, Presiden Direktur Maruki Group Kobayashi Daezuke mengaku bangga dan sangat senang melihat kemajuan Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.
"Saya tidak menyangka, Bantaeng ternyata sudah sangat maju. Saya benar-benar terkejut karena daerah ini sudah sangat cantik dibanding daerah lain. Kondisinya sangat berbeda ketika saya kesini empat tahun lalu," katanya di Bantaeng, Rabu.
Kekaguman itu dikemukakan Kobayashi Daezuke usai mengunjungi sejumlah obyek di daerah berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar tersebut.
Kobayashi yang tiba bersama Bupati Bantaeng Prof Dr HM Nurdin Abdullah membawa delapan orang kolega dari negeri asalnya, Jepang.
Setibanya di Butta Toa (kota tua) Bantaeng, ia langsung melihat markas Brigade Siaga Bencana (BSB) yang memiliki sejumlah fasilitas ambulance dan Pemadam Kebakaran (Damkar) bantuan Negeri Matahari terbit tersebut.
Dari BSB, Kobayashi bersama rombongan kemudian menanam pohon di sepanjang Pantai Seruni, lalu melanjutkan perjalanan ke Pantai Marina dan menikmati jagung bakar serta sejumlah penganan tradisional.
Menurut Kobayashi, tahun lalu ia ke Maruki Makassar (PMA), namun tidak sempat ke Bantaeng. Padahal di Jepang saya selalu di tanya. Apa kamu ke Bantaeng. Namun baru kali ini setelah empat tahun silam berkesempatan," ujarnya.
"Saya sangat senang dan berterima kasih, ternyata Bantaeng sudah jauh berubah dibandingkan empat tahun silam. Dibanding Jepang, kondisi ini sudah standar, namun dibanding daerah lain di Sulsel, Bantaeng paling cantik," ucapnya.
Lingkungannya bersih. Ini tentu ada upaya dari pemimpin daerah. Mudah-mudahan terus terjaga. Minimal seperti saat ini dan bila memungkinkan tentu kita semua ingin lebih baik.
Tentang kemajuan Maruki Group yang sudah memasuki usia ke 15 di Makassar, Kobayashi memberi hadiah mobil Lexus yang kini masih ada di Jepang. "Tugas saya memasukkan ke kontainer dan mengirim ke Indonesia," ujarnya.
(T.KR-DF/F003)

