
Gubernur Tampung Aspirasi Masyarakat Mateng
Sabtu, 5 Januari 2013 13:29 WIB

"Aspirasi masyarakat di Mateng tetap saya perhatikan untuk menempatkan pejabat karateker di daerah hasil pemekaran kabupaten Mamuju,"kata gubernur di Mamuju, Sabtu.
Menurutnya, beberapa nama telah mengemuka untuk diusulkan ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) menjadi karateker Mateng.
Namun demikian kata dia, gubernur belum siap membocorkan tiga nama yang akan diusulkan ke Kemendagri untuk menjadi pejabat karateker di Mateng.
Ia menyampaikan, saat ini banyak kepentingan yang mendesak ditetapkannya karateker di Mateng, namun penetapan karateker di Mateng itu tidak bisa dilakukan dalam waktu yang singkat ini.
Menurut dia, Kabupaten Mateng di tetapkan menjadi daerah otonom baru (DOB) di Provinsi Sulbar, dengan demikian jumlah Kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat bertambah menjadi enam setelah.
Gubernur mengatakan, Kabupaten Mateng telah resmi disahkan menjadi salah satu DOB bersama tujuh DOB lainnya di Indonesia pada sidang paripurna DPR-RI yang digelar di Jakarta (14/12).
Dengan penetapan Kabupaten Mateng menjadi DOB di Indonesia, maka jumlah Kabupaten di Sulbar bertambah dari lima menjadi enam.
"Kabupaten di Sulbar yang dulunya hanya kabupaten Mamuju, Majene, Polman, Mamasa dan Mamuju Utara bertambah menjadi enam dengan bertambahnya Kabupaten Mateng," katanya
Ia mengatakan, dengan pemekaran Kabupaten Mateng dari Kabupaten induknya kabupaten Mamuju tersebut maka pembangunan di Sulbar juga akan semakin maksimal karena rentang kendali pelayanan penduduk semakin dekat.
"Pemekaran Mateng merupakan kebutuhan dalam rangka mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat dan memaksimalkan pengelolaan sumber daya alam untuk pembangunan ekonomi daerah,"katanya.
(T.KR-ACO/M009)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
