
EKONOMI SULSEL TUMBUH 8,48 PERSEN

Makassar, 17/11 (ANTARA) - Secara kumulatif pertumbuhan ekonomi Sulsel pada triwulan tiga tahun 2008 meningkat tajam hingga 8,48 persen, dibanding periode yang sama tahun lalu, kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Bambang Suprijanto, di Makassar, Senin.
Pengingkatan itu, katanya, mengindikasikan bahwa resesi keuangan global belum banyak mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan pada triwulan ketiga tahun ini.
Data BPS menyebutkan, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulsel menunjukkan peningkatan ekonomi pada triwulan tiga tahun 2008, dipicu oleh tingginya pertumbuhan pada sektor konstruksi yang mencapai 23,20 persen.
Kemudian, peningkatan itu disusul terjadinya peningkatan ekonomi pada triwulan ketiga ini yakni pada sektor perdagangan sebesar 0.83 persen.
Dibanding dengan pertumbuhan triwulan kedua 2008, pada triwulan ketiga tahun ini terjadi pertumbuhan ekonomi sebesar 1,83 persen.
Meski begitu, pertumbuhan ekonomi Sulsel ternyata tidak didukung oleh sektor industri dan keuangan.
"Buktinya, kedua sektor ini mengalami pertumbuhan negatif (kontraksi), masing-masing di sektor industri sebesar 1,58 persen dan sektor keuangan 1,07 persen.
Kepala Bidang Sosial BPS Sulsel, Nano Sunarno mengatakan, perkembangan nilai ekspor komoditas di Sulsel pada triwulan ketiga juga mengalami kontraksi.
Fenomena itu dilihat dari nilai ekspor atas dasar harga berlaku yang peningkatannya relatif kecil yakni 0,97 persen, dibanding triwulan kedua.
"Nilai ekspor secara ril juga menurun sebesar 1,72 persen atau mengalami penurunan dari Rp525 miliar menjadi Rp493,9 miliar," urainya. (***2***)
(T.PK-HK/C/H-KWR/H-KWR) 17-11-2008 21:57:07
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
