Logo Header Antaranews Makassar

Pemkot Makassar Kerjasama Microsoft Bangun "Smart City"

Jumat, 9 Mei 2014 19:07 WIB
Image Print
"MoU yang kita teken ini merupakan bantuan dari microsoft kepada kita. Belum dalam investasi. Tapi kami menawarkan tadi bagaimana kota baru dengan sistem cloud," kata dia.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pemerintah Kota Makassar bersama perusahaan penyedia piranti lunak Microsoft menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam membangun dan mengintegrasikan Makassar dengan daerah lainnya dalam bentuk "Smart City".

"Nota kesepahaman yang kami buat dengan perusahaan besar seperti Microsoft ini akan menjadi modal dalam membangun dan mengembangkan kota ini menjadi kota dunia," ujar Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto di Makassar, Jumat.

Dalam penandatanganan nota kesepahaman itu, hadir Vice President Microsoft, Stefan Sjoestrom, Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal MI serta Asisten I Bidang Pemerintahan Sittiara Kinang.

Danny mengatakan, kedepannya Microsoft akan mengelola beberapa bidang, seperti bidang pendidikan, administrasi pemerintahan dan infrastruktur dalam sistem informasi teknologi (IT) cloud.

"MoU yang kita teken ini merupakan bantuan dari microsoft kepada kita. Belum dalam investasi. Tapi kami menawarkan tadi bagaimana kota baru dengan sistem cloud," kata dia.

Dalam pelaksanaannya, Microsoft akan mencoba mengkolaborasikan sistem ini hingga ke Indonesia Timur (Intim) karena sudah banyak kepala daerah, di wilayah intim berminat dengan sistem itu.

"Sistem kita ini bisa secara bersama memarketing masing-masing daerah melalui Makassar. Kalau sekarang ini Indonesia memarketing Indonesia, tapi dia (microsoft) akan memarketing lewat Singapura," imbuhnya.

Danny mengaku, minimal seluruh Kawasan Indonesia Timur (KTI) dan bahkan tidak menutup kemungkinan, Indonesia bagian tengah seperti Kalimantan juga bisa ikut membangun koneksi itu melalui Makassar.

"Kita ingin mengambil peluang itu sebagai hap (high-altitude platforms) sesungguhnya. Sekarang ini hap itu masih tidak jelas. Karena hap sesungguhnya ialah hap infornmasi ada di Makassar," jelasnya.

Dia menyatakan, kerja sama dengan Telkom itu seperti I Goverment, namun microsoft ini bagaimana Makassar terkoneksi hingga `networking` ke kota-kota dunia lainnya.

Terkait SDM yang akan mengelola ini, Danny bersikap realistis. Menurutnya jika satuan kerja perangkat daerah (SKPD) ingin belajar pasti akan mengetahuinya, namun begitupula sebaliknya.

"Saya juga tidak begitu paham tapi mau belajar dan gampang kok. Nah kalau Kepala SKPD tidak paham, cari orang didalam yang mengerti ICT, kalau tidak ada cari orang luar. Karena jangka 100 hari saya mau lihat, kalau tidak bisa mengikuti, selamat tinggal," tegasnya. Budi Suyanto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026