Logo Header Antaranews Makassar

Pemkot Makassar-Telkom Implementasikan Program "Smart City"

Senin, 18 Agustus 2014 23:18 WIB
Image Print
"Implementasi dari program Smart City sebenarnya adalah pengembangan sistem pemerintahan yang efektif, efisien dan trasparan dalam mengoptimalkan penggunaan sistem IT yang ada," ujarnya.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pemerintah Kota Makassar bersama PT Telkom yang melakukan kerjasama dalam penyediaan layanan jasa informasi dan teknologi (IT) mencoba mengimplementasikan semua program pemkot dengan konsep "Smart City".

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto di Makassar, Senin, mengatakan, Makassar Smart City atau dikenal dengan istilah e-goverment adalah suatu upaya dari pemerintah dalam mengembangkan sistem pemerintahan yang efektif, efisien dan transparan dengan mengoptimalkan penggunaan sistem Teknologi Informasi (IT).

"Implementasi dari program Smart City sebenarnya adalah pengembangan sistem pemerintahan yang efektif, efisien dan trasparan dalam mengoptimalkan penggunaan sistem IT yang ada," ujarnya.

Wali kota menggandeng PT Telkom Indonesia sebagai mitra penyedia teknologi informasi untuk mendukung visi dan misinya dalam menjadikan Makassar sebagai kota pintar.

Di bidang infrastruktur, Telkom menyediakan semua yang dibutuhkan yakni serat optik atau Fiber Optic, Wifi I`d serta jaringan 3G/HSDPA untuk mendukung jaringan broadband di kota Makassar.

Dengan website makassartatidakrantasa.com, dimana didalamnya terdapat lima portal public service yang terdiri layanan-layanan digital kota Makassar dalam mewujudkan gerakan "Makassarta Tidak Rantasa (MTR), antara lain, E-Office, e-Pemerintahan, e-Puskesmas, Pengaduan Warga (u-Care MTR) dan Kuciniki.

Danny, sapaan akrab Ramdhan menyebutkan, e-Office untuk tata kelola surat kedinasan elektronik antar SKPD di Pemkot Makassar, e-Pemerintahan untuk pelayanan masyarakat dikelurahan, e-Puskesmas untuk melayani pasien di puskesmas.

Sedangkan, Kuciniki (aku melihat) berupa layanan untuk meningkatkan kinerja pelayanan pemerintah kepada publik dan Makassarta Tidak Rantasa yang merupakan layanan baru pengaduan masyarakat melalui media sosial kepada Pemkot Makassar.

Dalam web makassartidakrantasa.com yang telah aktif e-Puskesmas di 10 puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Makassar. Untuk e-Kelurahan, Telkom mengaktifkan di 11 kelurahan di kecamatan Panakukkang.

Sementara untuk e-Office, sebanyak 137 user diseluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sudah bisa menikmati tata kelola korespondensi pemerintahan secara digital.

"Salah satunya MTR merupakan aplikasi feedback dari masyarakat untuk pemerintah. Aplikasi ini dibuat dalam dua bentuk yaitu web based dan mobile apps yang bisa di download digoogle play store. Feedback dari masyarakat contohnya adanya jalan rusak, lampu lalu lintas mati dan lain-lain," kata EGM Telkom Divisi Solution Convergence, Achmad Sugiarto. FC Kuen



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026