Makassar (ANTARA Sulsel) - Sulawesi Selatan berduka, dua tokohnya, Andi Tenry Onny Gappa dan Elly Saelan (85) yang tidak lain adalah kemenakan dan istri dari mantan Panglima TNI, Jend Purn TNI Muh Jusuf tutup usia.
Andi Hery Iskandar yang merupakan keponakan, sekaligus anak angkatnya itu yang ditemui di Jalan Sungai Tangka Makassar, Sabtu, mengatakan, Ny Elly meninggal dunia setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Jaury Akademis, sedangkan sepupunya meninggal di RS Mount Elizabeth Singapore.
"Kita sangat berduka, semalam (Selasa, 10/10) saya ditinggal saudara sepupu dan hari ini (11/10), bibiku yang tutup usia," ujarnya.
Ia mengatakan, Ny Elly Saelan yang hidup sebatang kara sejak ditinggal pergi suaminya yang tidak lain adalah pamannya itu sekitar 10 tahun lalu hanya menempati rumah peninggalan almarhum dengan ditemani beberapa pengurus rumah tangga.
Almarhum Jend Purn TNI Muh Jusuf itu sendiri meninggal dunia sekitar 10 tahun lalu dan hanya meninggalkan istrinya dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang berdekatan dengan makam anak lelakinya.
Dirinya juga mengaku selalu berada didekat bibinya itu karena dia sudah dianggap sebagai anak sejak masih kecil, apalagi sejak anak semata wayangnya meninggal dunia.
"Sekitar setahun ini, kondisi ibu sudah tidak seperti dulu lagi. Sering sakit, biasa penyakit orang tua. Ibu lebih banyak di rawat di rumah sakit," kata Andi Hery yang juga Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan itu.
Kepergian Ny Elly Saelan itu hanya berselang 18 jam dari kemenakan terdekatnya yakni Andi Tenri Onny Gappa yang meninggal di rumah sakit, Singapura.
Sedangkan sepupunya yang merupakan tokoh penghijauan di Sulawesi Selatan Andi Tenry Onny Gappa juga tutup usia setelah dirawat di RS Mount Elizabeth Singapore, karena mengalami gangguan sistem pencernaan (benjolan pada usus).
"Pak Onny meninggal dunia pada pukul 22.24 waktu setempat di salah satu RS di Singapura, Jumat (10/10)" kata salah seorang keluarga Onny, mantan Wali Kota Makassar Andi Herry Iskandar di Makassar.
Sosok Onny di Makassar dan daerah lainnya di Sulsel, dikenal getol mengampanyekan penanaman pohon untuk mengejar target Ruang Terbuka Hijau (RTH) 30 persen di Kota Makassar.
Gebrakan awal dengan menggiatkan pembibitan pohon trembesi bekerja sama dengan pihak Kodam VII Wirabuana sekitar 10 tahun silam. Hal itu untuk mendukung Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan Lindung (GNRHL) pada awal reformasi.
Tak puas dengan upaya itu, kemudian Onny pun menghimpun koleganya di dunia perbankan untuk bergabung dalam "Bank Menanam" yang digelar pada 28 September 2014 melalui wadah Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sulsel.
"Pak Onny selaku ketua panitia dalam pencanagan kegiatan itu untuk membagi-bagikan 500 pohon mangga harum manis dan 500 pohon rambutan Aceh kepada warga di 14 kecamatan di Kota Makassar," kenang Ketua BMPD Sulsel Suhaedi yang juga Kepala Perwakilan Bank Indonesia di Makassar.
Meskipun Onny selaku bankir yang menjadi pimpinan di Bank Panin, Makassar, namun semasa hidupnya memilih fokus pada kegiatan lingkungan dengan menyosialisasikan pentingnya menanam pohon untuk memperbaiki lingkungan. ES Syafei

