Makassar (ANTARA) - Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol Budi Sajidin memberikan penghargaan kepada 55 personel dari instansi Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) dan sejumlah perusahaan jasa pengiriman karena berperan dalam mengungkap kasus narkoba.
“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi kami kepada rekan-rekan yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam upaya pemberantasan narkotika. Keberhasilan ini adalah buah dari kerja sama yang erat dan koordinasi yang solid lintas sektor,” ujarnya di Makassar, Rabu.
Brigjen Pol Budi Sajidin menyatakan bahwa keberhasilan pengungkapan jaringan narkotika, baik yang berskala internasional, nasional, maupun lokal selama ini tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara BNN, Bea Cukai, dan pihak jasa pengiriman dari PT Pos Indonesia, TIKI, JNT, Lion Parcel, dan PT ID Express.
Ia juga mengingatkan bahwa ancaman peredaran gelap narkotika semakin masif dan kompleks, terutama karena jaringan sindikat terus berinovasi dalam menjalankan aksinya, termasuk melalui jalur logistik.
Oleh karena itu, kerja sama yang telah terjalin antara Badan Narkotika Nasional (BNNP) Sulawesi Selatan dengan instansi lain harus dipelihara dan bahkan ditingkatkan untuk menghadapi tantangan ke depan.
“Masifnya peredaran narkotika saat ini tidak bisa dilawan oleh satu institusi saja. Dibutuhkan sinergisitas yang kuat, kolaborasi berkelanjutan, dan komitmen bersama untuk mempersempit ruang gerak sindikat,” katanya.
Dengan adanya pemberian penghargaan ini, diharapkan semua pihak yang terlibat semakin termotivasi untuk terus berperan aktif dalam mendukung pemberantasan narkoba.
Ia menyatakan jika BNNP Sulsel menaruh harapan besar bahwa kontribusi yang diberikan oleh mitra-mitra strategis akan semakin memperkuat posisi Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan.
"Dalam melawan ancaman narkotika yang tidak hanya merusak generasi muda tetapi juga membahayakan stabilitas sosial dan keamanan nasional, kita harus mengambil peran itu secara bersama-sama," ucapnya.

