Iman laporkan pasangan Hadir ke polisi

id pasangan calon bupati maros, imran yusuf, said patombongi, iman, polres maros, calon boneka

"Kami akan melaporkan Paslon Hadir ke Polres Maros besok (Rabu, 28/10)...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Tim pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Maros Imran Yusuf-Said Patombongi (Iman) akan melaporkan pasangan calon lainnya, Husain Rasul-Sudirman (Hadir) ke Polres Maros.

"Kami akan melaporkan Paslon Hadir ke Polres Maros besok (Rabu, 28/10). Lagi-lagi paslon Hadir menuduh Iman sebagai pasangan calon boneka dan ini sudah kesekian kalinya," ujar Juru Bicara Tim Pemenangan Paslon Iman, Fajrin yang dikonfirmasi, Selasa.

Iman melaporkan Hadir atas tuduhan sebagai paslon boneka saat debat kandidat akhir pekan lalu. Sebelumnya Iman juga melaporkan Hadir ke Panwaslu Maros dengan permasalahan yang sama.

Sedangkan pasangan calon lainnya Hatta Rahman - Harmil Mattorang (Hatita) tidak mau mengambil langkah seperti Iman yang melaporkan Hadir ke Polres karena mengeluarkan singgungan saat debat kandidat.

Padahal saat itu, Hadir mengeluarkan pertanyaan kasus dugaan korupsi yang melilit Hatta Rahman dan kualitas proyek jalanan yang buruk. Hal itu sempat membuat Harmil tersinggung dan menilai pertanyaan tersebut sangat tendensius.

Juru bicara Hatita, Zulkifli Azis mengatakan timnya tidak mau mengambil langkah untuk melaporkan Hadir hanya karena pernyataan saat debat kandidat seperti yang telah dilakukan oleh tim Iman, meski itu juga disaksikan langsung oleh warga Maros melalui siaran langsung televisi lokal.

"Kami tidak mau laporkan Hadir ke panwas seperti yang dilakukan calon lain. Apalagi pertanyaan Hadir tidak menyerang personal. Dia hanya bertanya masalah kebijakanji," ujarnya.

Saat itu, jawaban paslon Hatita sangat mantap, bahwa menghormati praduga tidak bersalah. Dirinya tak mau mencopot SKPD yang baru ditetapkan sebagai tersangka, apalagi belum tentu bersalah.

"Jawaban Hatita sangat mantap. Kita pakai praduga tak bersalah, kecuali jika sudah ada SKPS yang divonis oleh pengadilan maka wajib untuk dicopot," kata Zulkifli.

Menurutnya, pernyataan yang dilontarkan oleh Hadir merupakan salah satu bentuk kecemburuannya kepada Hatita selama ini. Pasalnya, Hatita merupakan Bupati yang menorehkan berbagai prestasi di Maros.

"Itu cuma kecemburuan karena selama ada Maros, belum ada Bupati yang membuat jalan beton sepanjang 500 kilometer selama lima tahun kecuali Hatita," katanya.

Dikonfirmasi terpisah, juru bicara Hadir, Irwan Said mengatakan, hal itu memang tidak seharusnya diambil oleh Hatita seperti yang dilakukan oleh paslon Iman yang tersinggung gara- gara pertanyaan.

Pertanyaan Hadir memang tidak menyerang atau menyinggung paslon lain. Apalagi setiap paslon diberikan kesempatan untuk bertanya kepada kandidat lain.

"Hatita mungkin memahami, mana pertanyaan yang menyerang. Hadirkan hanya tanya langkah- langkahnya jika menjabat sebagai Bupati dan tidak terjadi hal sama. Itu pertanyaan positif," katanya.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar