Logo Header Antaranews Makassar

KPPU Makassar awasi proses tender infrastruktur

Sabtu, 9 Januari 2016 19:25 WIB
Image Print
"Jadi selama 2015 itu ada 18 laporan yang masuk dan ada juga yang bukan hasil laporan...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Makassar fokus mengawasi proses tender infrastruktur yang ada di kota ini serta di Manado, Sulawesi Utara.

"Jadi selama 2015 itu ada 18 laporan yang masuk dan ada juga yang bukan hasil laporan. Semuanya kita dalami apakah ada pelanggaran di dalamnya," ujar Kepala Perwakilan KPPU Makassar Ramli Simanjuntak di Makassar, Sabtu.

Dia mengatakan, dua proyek infrastruktur yang statusnya sudah dalam tingkat penyelidikan yakni tender perbaikan jalan di Kota Makassar oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar serta yang ada di Manado, Sulawesi Utara.

Ramli mengaku jika dua proses tender yang dikerjakan itu bahkan sudah akan dimajukan dalam sidang. Namun sebelum dilaksanakan sidang, terlebih dahulu dilakukan gelar perkara.

"Mungkin bulan ini kita akan gelar perkara untuk dua proses tender itu dan kalau memenuhi semua unsur akan kita majukan untuk di sidang," katanya.

Dia menuturkan, dari 18 laporan yang masuk itu hanya empat perkara yang terus ditingkatkan statunya menjadi penyelidikan. Sedangkan 12 lainnya itu dihentikan.

Menurut Ramli, 12 laporan yang dihentikan itu karena bukan merupakan yuridiksi dari KPPU atau tidak cukup kuat dalam penerapan Undang Undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Monopoli dan Praktik Persaingan Usaha Tidak Sehat.

"Yang 12 itu kita hentikan karena bukan yuridiksi dari KPPU. Bisa saja itu masuk dalam ranah hukum pidana dan tidak termasuk dalam konteks monopoli, kartel atau persaingan usaha tidak sehat," jelasnya.

Meskipun demikian, Ramli tidak menjelaskan secara rinci mengenai dua proses tender yang saat ini ditanganinya karena pihaknya sedang fokus untuk menyiapkan proses gelar perkaranya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026