Logo Header Antaranews Makassar

Schneider Electric pamerkan produk hemat energi

Selasa, 26 April 2016 14:34 WIB
Image Print
"Kita menghadirkan sejumlah produk yang hemat energi untuk menjawab perkembangan yang kekinian...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Schneider Electric yang merupakan perusahaan global di bidang pengelolaan energi dan automansi menggelar acara bertajuk "Solution World" dengan memamerkan sejumlah produk hemat energi di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa.

Country President Schneider Electric, Riyanto Mashan di Makassar, Selasa, mengatakan saat ini tidak bisa dipungkiri jika teknologi yang bertujuan menjawab kebutuhan efisiensi energi terus mengalami evolusi.

"Kita menghadirkan sejumlah produk yang hemat energi untuk menjawab perkembangan yang kekinian. Kami berkomitmen membantu merealisasikan berbagai bentuk pengelolaan energi yang efisiensi melalui ragam solusi yang saling terkoneksi satu sama lain," jelasnya.

Adapun beberapa jenis produk yang ditampilkan bagi masyarakat umum dan kalangan mahasiswa itu diantaranya Xightor Pro Video Door Phone System, Smarthome system (EZinstall3), Altivar Process, hingga produk bernama Panel Nes SM6.

Untuk produk Xightor Pro Video Door Phone System merupakanproduk yang dikhususnya untuk kebutuhan apartemen.

Sedangkan Smarthome system (EZinstall3), merupakan solusi home automation dan lighting control system yang mampu menunjang kenyamanan, kemudahan, sekligus efisiensi penggunaan listrik.

Begitupun dengan produk Altivar Process yang memiliki fungsi speed control yang prima untuk motor 3 fase serta banyak kelebihan seperti power metering, QR Code, hingga pengawasan yang lebih mudah melalui Web Server.

Sementara produk Panel New SM6 yang berperan penting dalam penyaluran listrik dari PLN ke pelanggan berkat beragam fungsi yang dimilikinya, seperti pengukuran konsumsi energi, proteksi terhadap gangguang dan pemutusan arus.

"Sudah saatnya Indoonesia memanfaatkan Internet Of things (IoT) untuk mempermudah strategi pengelolaan energi. Penerapan sistem kelistrikan melalui IoT mampu meningkatkan efisiensi serta memberikan keamanan dan sistem kerja yang lebih baik," katanya.

Ia menjelaskan, efisiensi energi merupakan sesuatu yang mutlak dilakukan antara lain karena isu kelangkaan energi yang masih menjadi kendala besar.

Menurut data yang dirilis International Energy Agensy, saat ini 1,3 miliar orang di seluruh dunia masih belum memiliki akses terhadap energi, khususnya energi listrik.

Fakta lain menunjukkan jika arus urabnisasi, digitalisasi dan industrialisasi semakin mendorong konsumen konsumsi energi yang bertambah tinggi.

`Kami sengaja menghadirkan beragam inovasi teknoologi dibidang energi dan automasi, termasuk software an analitik pendukung untuk mengubah informasi teknologi menjadi operasi teknologi sehingga mampu menunjang begitu banyak ragam kebutuhan industri yang kian kompleks dan membutuhkan efisiensi yang kian tinggi," ujarnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026