
Disnakeswan Sulsel vaksin hewan peliharaan masyarakat

"Vaksin rabies ini diperuntukka bagi masyarakat yang mempunyai hewan peliharaan...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar vaksin rabies gratis kepada pemilik hewan peliharaan di kantor dinas setempat 28-29 September 2016.
"Vaksin rabies ini diperuntukka bagi masyarakat yang mempunyai hewan peliharaan guna mencegah penyebaran penyakit utamanya rabies," ujar Kadis Dinsnakeswan Sulsel Abdul Azis di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu.
Menurut dia, vaksin khusus rabies ini diberikan kepada masyarakat yang sudah mendaftar sebelumnya lalu membawa hewannya peliharaannya ke kantor dinas untuk mendapatkan suntikan vaksin.
Selain itu pemberian vaksin anti rabies ini secara gratis sebagai bentuk kepedulian sosial dalam perayaan `World Rabies Day` guna mencegah munculnya penyakit pada hewan peliharaan.
"Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan hari Rabies se-dunia dan memberikan pemahaman kepada masyarakat utamanya memiliki hewan peliharaan yang wajib mendapatkan vaksin rabies," beber dia.
Vaksinasi terhadap hewan peliharaan kata Azis, mesti dilakukan mengigat hewan peliharaan sangat berbahaya apabila terkena rabies dan menggigit orang dan bisa menyebabkan kematian.
"Hewan peliharaaan disarankan di vaksin rabies untuk pencegahan penyakit hewan. Ini berbahaya bila hewan terkena rabies bisa menularkan penyakit ketika tidak divaksin, makanya vaksin itu diperlukan," harap dia.
Tim dokter hewan Rini pada kesempatan itu menambahkan, pihaknya membuka kegiatan ini selama dua hari 28-29 September 2016 mulai pukul 08.30 WITA-13.00 WITA untuk vaksin hewan peliharaan.
"Sampai dua hari ini kami siapkan vaksin rabies. Bagi warga yang mempunyai hewan peliharaan bisa langsung mendaftarkan diri di kantor untuk mendapatkan vaksinasi secara gratis," ujar dia.
Diketahui setiap 10 menit satu orang meninggal karena rabies di dunia. Rabies merpenyakit hewan berbahaya ang dapat menular ke manusia. 100 persen kasus rabies bersifat fatal, namun rabies sepenuhnya bisa dicegah.
Sementara lebih dari 50 persen kasus rabies terjadi pada anak-anak, dan lebih dari 95 persen kasus rabies pada manusia diakibatkan oleh gigitan anjing yang terkena rabies.
Vaksinasi lebih dari 70 persen populasi anjing akan menghilangkan kasus rabies pada manusia, berdasarkan data 25 provinsi di Indonesia masih tertular rabies.
Hari Rabies se-Dunia atau World Rabies Day diperingati setiap 28 September dicetuskan organisasi nirlaba Global Alliance for Rabies Control pada tahun 2007. Perintatan ini dilakukan rutin setiap tahun dengan mengelar vaksinasi bagi hewan peliharaan.
Pewarta : Darwin Fatir
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
