LDII tanam pohon bakau di Takalar

id ldii takalar, tanam bakau

LDII tanam pohon bakau di Takalar

Ilustrasi tanam bakau (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

"Melalui penanaman mangrove ini, LDII berupaya mewujudkan Islam sebagai agama ...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Takalar menanam 2.500 pohon bakau (mangrove) dan membersihkan pantai di Teluk Laikang, Kabupaten Takalar, Rabu.

"Melalui penanaman mangrove ini, LDII berupaya mewujudkan Islam sebagai agama yang menjadi rahmat bagi alam semesta atau rahmatan lil alamin, bukan hanya menjadi rahmat untuk umat manusia, tetapi juga rahmat bagi lingkungan, termasuk tumbuh-tumbuhan," kata Ketua LDII Kabupaten Takalar Muhammad Syahrul di sela-sela kegiatan tersebut di Takalar, Rabu.

Umat Islam, kata dia, tidak hanya berbuat baik kepada sesama manusia, namun juga harus berkontribusi menjaga kelestarian alam.

Sebagai orang Islam, lanjutnya, harus mempunyai karakter jujur, amanah, kerja keras lagi hemat, rukun, kompak, dan kerjasama yang baik.

"Di samping itu, kita juga harus memberikan manfaat kepada sesama manusia maupun lingkungan," ujarnya.

Ia menuturkan, di tahun 2017, LDII Takalar akan menjajaki kerja sama dengan Dinas Kelautan terkait kerjasama transplantasi terumbu karang.

"Ke depan, kami berencana melakukan pembenihan terumbu karang yang sangat bermanfaat dalam menjaga ekosistem laut," jelasnya.

Sementara itu, Danramil 1426-05 Mangarabombang Kapten Inf Baso Mattana mengatakan, penghijauan pesisir pantai dipandang penting mengingat fungsi hutan mangrove sebagai paru-paru dunia.

"Untuk menahan abrasi atau pengikisan pantai akibat abrasi air laut," ucapnya.

Ia mengatakan, usai menanam bersama LDII, pihaknya akan mengawasi mangrove dari tangan-tangan jahil yang akan merusaknya. Pada kesempatan itu, pihaknya menurunkan 16 anggota Koramil Mangarabombang turut membantu menanam mangrove.

Sebanyak 2.000 bibit mangrove yang ditanam merupakan sumbangan swadaya warga LDII. Adapun 500 bibit lainnya adalah sumbangan Pemda Takalar.

Dalam seremonial go green ini, turut hadir Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Takalar Najib Kasim dan Wakil Ketua LDII Sulawesi Selatan Suyitno Widodo.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar