Sabtu, 21 Oktober 2017

Pembangunan Stadion Barombong Digenjot Hadapi HUT Sulsel

id Gubernur sulsel, stadion barombong
Makassar (Antara Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan proses pembangunan Stadion Barombong Makassar terus digenjot menghadapi acara penyambutan HUT Sulsel pada 19 Oktober 2017.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Makassar, Sabtu, mengatakan kunjungan yang dilakukan sebelumya untuk memastikan stadion ini tetap dikerjakan dan mempertegas agar digenjot pengerjaannya oleh pemenang tender.

"Ini (kunjungan) untuk memastikan Agustus ini sudah ada proses yang berjalan. Kedua, adalah persiapan hari jadi Sulsel 19 Oktober, akan banyak kegiatan di sini. Termasuk soft launching atau peresmian sementara kolam renang," kata SYL.

Gubernur Sulsel bersama jajaran pejabat mengunjungi Stadion Barombong dan kolam renang Barombong untuk melihat progres atau perkembangan pembangunannya hari ini.

Khusus untuk kolam renang yang diklaim berstandar internasional itu, saat ini masih dalam proses pengerjaan.
Terdiri dari kolam renang utama diperuntukan bagi pertandingan olahraga dan persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) serta pengerjaan kolam rekreasi.

Kolam renang yang berlokasi di sekitar kawasan Stadion Barombong itu seluas 6.000 meter persegi.
"Masalah kita ada pada pendanaan.Ekspektasi kita di Barombong ini lebih banyak dibandingkan kemampuan dana tersedia," beber SYL.

Dana pembangunan telah disiapkan dua tahun lalu namun kembali ditarik ke pusat untuk keperluan SEA Games.

"Ini memang membutuhkan kerja keras. Saya selalu kesulitan kalau berhadapan dengan masalah tanah apalagi mengklaim untuk kepentingan rakyat. Tidak mudah seperti teman-teman bayangkan," ujarnya.

Dia melanjutkan, salah satu persolan yang perlu menjadi perhatian adalah adanya klaim oleh pihak lain atas lahan milik Pemprov Sulsel.

Selain itu, pihaknya juga akan mempercepat hadirnya perjanjian kerjasama (PKS) antara Pemprov Sulsel dan GMTD untuk menegarkan kepemilikan Stadion Barombong itu.

"Perjanjian kerja sama (PKS) coba kita proses. Menurut saya ini lahan Pemprov kebetulan ada yang sudah menjualnya. Dan itu kesulitan yang saya hadapi, sama di CPI. Ini sulit karena kadang mereka memiliki sertifikat dan diback-up sama yang lain. Apalagi diakhir-akhir masa jabatan saya," tutur SYL.

Pemprov Sulsel kembali melanjutkan pembangunan Stadion Barombong. Pemprov mengucurkan dana Rp90 miliar melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017 untuk pembangunan tribun timur.

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga