Kamis, 19 Oktober 2017

SYL Minta KONI Sulsel Bersiap Hadapi Tantangan

id koni, syahrul yasin limpo, gubernur sulsel, minta koni sulsel bersiap hadapi tantangan
SYL Minta KONI Sulsel Bersiap Hadapi Tantangan
KONI Sulsel (ist)
Saya ingin bagaimana KONI harus mampu menjawab tantangan kedepan. KONI juga harus memberikan ruang untuk memperbaiki kepengurusan hari ini dan esok,"
Makassar (Antara Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel mampu menghadapi tantangan ke depan dengan prestasi terbaik.

"Saya ingin bagaimana KONI harus mampu menjawab tantangan kedepan. KONI juga harus memberikan ruang untuk memperbaiki kepengurusan hari ini dan esok," kata Syahrul Yasin Limpo saat membuka musyarawah olahraga provinsi (Musorprov) XIV KONI Sulsel di Makassar, Jumat.

Menurut dia, konsolidasi organisasi ini untuk menyegarkan kepengurusan KON. Dirinya juga tidak lupa mengapresiasi Ketua KONI saat ini Andi Darussalam Tabussala karena tidak maju lagi mencalonkan diri sebagai ketua dan memberi ruang bagi pengurus baru.

Gubernur Sulsel dua periode itu menjelaskan, forum tersebut sangat strategis bagi kepentingan dunia olahraga di Sulsel.

Kegiatan musorpro ini sekaligus sebagai momentum konsolidasi emosional dan menyatukan kemauan untuk memacu dunia olahraga Sulsel lebih berprestasi kedepannya.

"Forum ini harus melahirkan konsep KONI sekarang lebih baik, serta membangun agenda untuk menjawab era KONI dalam mencapai prestasi dan pembinaan atlet," sebutnya.

Musoprov ini mengusung tema "Kita Sukseskan PORDA XVI 2018 Pinrang dan PRIMA Sulsel menuju PON XX 2020 Papua".

Ketua KONI Sulsel, Andi Darussalam Tabussalla (ADS) mengungkapkan, pengurusan KONI Sulsel Periode 2013/2017 memiliki tugas yang penting, terutama dalam menyelesaikan tugas hingga akhir masa kepengurusan.

"Tugas kita, KONI Sulsel dapat dipandang sebagai atlet yang harus menyelesaikan masa tugas dan telah sampai pada garis finish dalam dunia olahraga," ujarnya.

ADS merasa bertanggung jawab atas hasil PON Jabar yang tidak memenuhi ekspektasi. Dimana peringkat Sulsel berada di posisi 12, turun lima peringkat dari PON sebelumnya.

"Selain kegagalan karena masalah teknis, persiapan daerah lain juga jauh lebih matang dibanding Sulsel. Untuk itu saya tidak mengajukan diri lagi maju sebagai ketua. Ini sebagai konsekuensi sebuah penghambatan dalam dunia olahraga," ujar ADS.

Ketua Panitia Apiaty Amin Syam menyebutkan Musoprov ini diikuti lengkap oleh pengurus KONI se-Sulsel.

"Kegiatan ini dihadiri peserta lengkap dimana berasal dari 21 kabupaten dan tiga kota se-Sulsel. Selain itu, juga dihadiri 49 pimpinan cabang olahraga," ujarnya.

Editor: Amirullah

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga