Bupati Gowa Tinjau Progres Pembangunan MAN Insan Cendekia

id gowa, man insan cendekia, adnan purichta ichsan, parangloe

Bupati Gowa Tinjau Progres Pembangunan MAN Insan Cendekia

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan (tiga kanan) meninjau progres pembangunan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendikia di Desa Belapunraga, Kecamatan Parangloe, Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (14/12). (FOTO/Humas Gowa)

Sungguminasa (Antara Sulsel) - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan meninjau langsung progres pembangunan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendikia di Desa Belapunraga, Kecamatan Parangloe, Gowa.

"Pembangunan MAN Insan Cendikia ini langsung oleh Kementerian Agama dan kami tidak ada kaitannya sama pembangunannya, tapi untuk sarana dan infrastruktur lainnya itu tanggung jawab kami," ujar Bupati Adnan Purichta Ichsan di Gowa, Kamis.

Ia sengaja datang dan mengajak serta para pejabatnya diantaranya, Kepala Dinas Sosial Syamsuddin Bidol; Kadis PU, Mundoap, dan Direktur PDAM Gowa, Hasanunddin Kamal.

Bupati mengatakan, semua kepala dinas yang dibawanya serta itu punya tanggung jawab masing-masing untuk menyelesaikan pembangunan sarana dan prasarana infrastrukturnya seperti akses jalan, sarana ibadah dan akses air bersihnya.

"Inilah kenapa saya ajak beberapa pejabat terkait karena kita juga harus menyukseskan program Kemenag, apalagi MAN IC Gowa ini mewakili Sulawesi Selatan. Pka Kadis PU saya intrusikan pengerjaan akses jalannya, kadis sosial untuk mesjidnya dan Direktur PDAM menjamin airnya," katanya.

Adnan berharap, semua fasilitas pendukung berupa sarana dan infrastruktur itu harus selesai semuanya sebelum MAN-IC beroperasi di tahun 2019 karena di tahun 2018, proses perekrutan siswa sudah di mulai.

Sementara itu, konsultan pengawas pengerjaan MAN IC, Muhammad Nasir mengaku kalau progres pengejaran di tahun 2017 ini sudah cukup baik dengan selesainya di bangun empat gedung baru.?

"Tahun ini rumah dinas kepala sekolah dan guru, kemudian bangunan madrasah sama dapurnya, itu semuanya sudah selesai. Luas lahan keempatnya itu sekitar 6,8 hektare dari 9,8 hektare," katanya.

Terpisah, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gowa, Anwar Abu Bakar mengatakan, tahun 2018 proses penerimaan siswa dan siswi sudah bisa di mulai termasuk para tenaga pengajarnya di mana semuanya diproses melalui sistem dalam jaringan (daring/online).

"Tahun 2018, bulan Juni sudah menerima siswa lewat online. Kalau tenaga pengajar bulan ini sudah kita buka dan semua prosesnya itu juga lewat online," terangnya.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar