Investor Australia Lirik Jeneponto

id investor australia,lirik jeneponto,pltb tolo

Investor Australia Lirik Jeneponto

Ilustrasi. Pekerja melintas di area pembangunan Pembangkit Listirk Tenaga Bayu (PLTB) di Desa Mattirotasi, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Selasa (28/11). (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Jeneponto, Mernawati mengatakan ada investor asal Australia yang tertarik untuk membangun proyek energi terbarukan di lokasi beberapaa di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas PTSP Kabupaten Jeneponto Mernawati di konfirmasi dari Makassar, Sabtu, mengatakan pembicaraan mengenai kemungkinan terjadinya kerjasama dengan investor asal Australia sudah dalam proses dan diharapkan bisa terwujud. "Ada calon investor kami dari Austalia untuk energi terbarukan di site yang lain (PLTB Tolo Jeneponto), dan sementara ini dalam proses," katanya.

Pemerintah Kabupaten Jeneponto memang terus berupaya mendorong terciptanya iklim investasi yang lebih besar di daerah penghasil garam tersebut.

Termasuk tentunya program "Jeneponto Smart Branding (JSB)" yang telah dijalankan pada tahap kedua tahun ini yang terus fokus memperkenalkan potensi yang dimiliki sekaligus meningkatkan nilai investasi di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Program JSB yang telah dimulai sejak 2017 ternyata mampu memberikan dampak yang begitu besar terhadap iklim investasi di daerah tersebut. "JSB ini sebuah strategi promosi potensi dan investasi daerah dengan prinsip-prinsip kolaborasi, perubahan mindset dan optimalisasi teknoloni informasi. Program ini berjalan baik dan memberikan pengaruh besar terhadap tingkat investasi kita," katanya.

Kabupaten Jeneponto sendiri memang memiliki banyak potensi. Apalagi daerah yang bersebelahan dengan Kabupaten Takalar dan Bantaeng itu memiliki karateristik tiga zona yakni wilayah pesisir pantai, dataran dan pegunungan.

Selain terkenal sebagai penghasil garam di Sulsel, daerah tersebut juga punya potensi lain dari sektor pertanian, kelautan dan peternakan seperti jagung kuning, rumput laut dan juga ternak kuda.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar